Menjamu Inter di Juventus Stadium di giornata 17, Rabu (7/1/2015) dinihari WIB, Juve unggul cepat berkat gol Carlos Tevez di menit kelima. Tapi gol Mauro Icardi di menit ke-64 memaksakan hasil imbang 1-1 dalam laga derby d'Italia tersebut.
Ini adalah kali ketiga dalam empat pertandingan terakhir di mana Juve gagal meraih hasil maksimal meski sempat unggul lebih dulu. Hal yang sama sebelumnya terjadi saat Juve menjamu Sampdoria dan menghadapi Napoli di ajang Piala Super Italia.
Melawan Sampdoria di giornata 15 lalu, Juve membuka keunggulan lewat gol Patrice Evra di babak pertama. Namun mereka akhirnya harus bermain imbang 1-1 usai Il Samp menyamakan angka melalui Manolo Gabbiadini di babak kedua.
Sementara kala menghadapi Napoli di Piala Super Italia, Juve dua kali membuang keunggulan dan skor 2-2 memaksa laga berlanjut ke adu penalti. Pada akhirnya, Bianconeri kalah dalam adu tos-tosan dan harus puas menjadi runner-up.
Tren negatif Juve tersebut disadari betul oleh Buffon. Mengaku kecewa, kapten Juve itu meminta timnya untuk segera berbenah.
"Ini adalah cerita yang sama dengan saat melawan Sampdoria, Torino, dan Napoli. Kami harus lebih matang jika ingin mendapat tempat penting, khususnya di Liga Champions," sahut Buffon di seperti dikutip situs resmi klub.
"Ada momen-momen dalam pertandingan ketika kami mendominasi, menciptakan banyak peluang, tapi sebelum kami mendapat gol kedua yang penting, penting untuk tetap waspada, khususnya melawan tim seperti Inter."
"Kami semua tahu ini adalah kesempatan emas untuk menambah keunggulan di puncak klasemen. Tapi kami tidak memaksimalkannya dan kami kecewa," katanya.
Hasil imbang melawan Inter tak mengusik posisi Juve di puncak klasemen dengan raihan 40 poin. Namun keunggulan mereka atas AS Roma yang ada di urutan kedua kini tinggal tersisa satu angka.
(nds/cas)











































