Jalannya wawancara usai laga dengan Allenatore Inter Milan Roberto Mancini berjalan serius bercampur canda. Dengan serius ia mengomentari performa timnya usai menang 3-1 atas Genoa, dan tawa ikut hadir ketika ia mengomentari sebuah iinsiden di dalam laga.
Dalam pertandingan di Giuseppe Meazza, Minggu (11/1/2015) malam WIB, Mancini yang sedang berdiri di tepi lapangan memberi arahan sempat terhantam wajahnya akibat bola nyasar sepakan bek Nerazzurri Marco Andreoli.
Saat itu Mancini terlihat menanggapinya dengan senyum dan tawa, sambil pura-pura mengancam bakal mengganti Andreoli. Sikap serupa ia perlihatkan dalam proses wawancara terkait insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertandingan itu Inter tampil dengan formasi 4-2-3-1, dengan Mauro Icardi menjadi ujung tombak dengan ditopang trio Rodrigo Palacio, Lukas Podolski, dan Hernanes. Sementara Gary Medel dan Fredy Guarin bersiaga di hadapan empat bek.
La Beneamata berhasil unggul 2-0 di paruh pertama berkat gol Palacio dan Icardi. Genoa sempat memperkecil skor di menit ke-85 melalui Armando Izzo, sebelum Nemanja Vidic memantapkan kemenangan Inter tiga menit kemudian.
"Saya puas dengan hasil dan penampilan di babak pertama, tapi tidak dengan babak kedua. Kami kehilangan intensitas dan sampai titik tertentu itu sudah bisa diduga dengan tiga pemain depan di belakang Icardi," ucap Mancini.
"Kami kehilangan penguasaan bola dan itu merupakan masalah ketika ketiganya kurang bugar. Lukas Podolski selalu memainkan peranan itu, sedangkan Hernanes sedang belajar, dan Palacio cocok benar. Guarin punya fisik untuk bermain di posisi itu. Jika ia belajar dan terus meningkatkan diri maka ia bisa melakukannya.
"Kami sedang bekerja dengan baik, tapi sebuah kemenangan tidak bakal mengubah tujuan kami. Penting untuk mendapat hasil pada hari ini dengan sebuah formasi yang ofensif. Tak mudah, tapi dengan tingkat kebugaran tepat kami bisa bermain seperti ini secara reguler," tegasnya.
(krs/din)











































