Roma Tak Punya Niat Jual Strootman dan Pjanic, tapi...

Roma Tak Punya Niat Jual Strootman dan Pjanic, tapi...

- Sepakbola
Kamis, 15 Jan 2015 01:24 WIB
Roma Tak Punya Niat Jual Strootman dan Pjanic, tapi...
AFP/VINCENZO PINTO
Roma - AS Roma menegaskan tak ada niat untuk menjual dua bintangnya, Kevin Strootman dan Miralem Pjanic. Tapi sang Presiden, James Pallotta, juga menyatakan tak akan menutup telinga rapat-rapat.

Strootman hampir selalu dikaitkan dengan Manchester United. Faktor kedekatan dengan Louis van Gaal jadi faktor utamanya. Keduanya pernah bekerja sama di tim nasional Belanda.

Isu Strootman-MU berkali-kali dibantah Roma, bahkan Pallotta sempat kesal lantaran isu tersebut begitu deras diangkat oleh media-media Inggris. Kabar baru mulai mereda setelah gelandang 24 tahun itu mengatakan betah di Roma dan tak berniat menjadikan Giallorossi sebagai batu loncatan semata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Pjanic juga dikabarkan jadi incaran Liverpool. Serupa dengan Strootman, I Lupi juga bertekad mempertahankan gelandang internasional Bosnia itu.

"Saya tidak kesal. Saya rasa koran-koran akhirnya menyerah soal Strootman karena Kevin telah muncul dan menjelaskannya, mengatakan bahwa dia suka di Italia dan dia punya kontrak lima tahun. Dan ngomong-ngomong, saya memang tidak akan menjualnya bagaimanapun," kata Pallotta kepada Bleacher Report.

"Persoalan Liverpool dengan Pjanic itu serupa. Kami punya empat tahun lain bersamanya dan kami menyukainya," tambahnya dikutip Football Italia.

Namun demikian, Pallotta di sisi lain tak akan serta merta menutup pintu negosiasi dengan klub lain. Tapi dengan syarat penawaran yang datang harus cukup untuk dianggap 'gila'.

"Kami ingin menempatkan tim terbaik di lapangan, itulah hal terpentingnya. Tapi kami merupakan pebisnis. Jika seseorang datang dengan sebuah angka gila untuk seorang pemain, Anda harus mendengarkannya. Anda tidak bisa asal menolaknya, bagaimanapun caranya," sambung Pallotta.

"Pandangan saya adalah saya tidak ingin melepaskan Kevin, misalnya, tapi jika seseorang menawarkan sebuah angka besar setidaknya Anda harus mendengarkan mereka."

"Anda menjalankan sebuah tim, jadi Anda harus melihat apa yang terbaik untuk semua pihak, tidak hanya satu individu. Begitulah cara kerja hidup," demikian ujar pebisnis asal Boston, Amerika Serikat ini.

(raw/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads