Meski dikenal sebagai pemain yang suka bikin onar, Osvaldo awalnya "lurus-lurus" saja di Inter. Striker yang dipinjam dari Southampton itu bahkan tampil relatif bagus dengan sumbangan tujuh gol dalam 19 pertandingan.
Tapi, semuanya berubah setelah laga melawan Juventus di Turin, 6 Januari silam. Pada laga tersebut, Osvaldo memaki-maki dan hendak menyerang Icardi di tengah laga lantaran Icardi tak mau mengoper bola kepadanya. Icardi memilih menembak sendiri dari luar kotak penalti, tapi tak mengarah ke sasaran.
Sejak saat itu, Osvaldo tak pernah main untuk Inter lagi. Dia dibekukan dari skuat La Beneamata. Masalah kemudian makin memburuk setelah Osvaldo absen dari latihan tanpa izin selama dua hari.
Osvaldo akhirnya berpisah dengan Inter. Masa peminjamannya diakhiri lebih cepat. Penyerang 29 tahun itu sekarang bergabung dengan klub Argentina, Boca Juniors.
"Saya selalu mengatakan bahwa kalau saya harus meninggalkan Inter, maka itu untuk Boca. Orang-orang tak percaya kepada saya dan bahkan menyebut saya pembohong di Twitter. Tapi, untungnya saya akhirnya di sini," ujar Osvaldo kepada Ole.
"Saya mendapatkan banyak tawaran di Italia, di Eropa, dan dari liga-liga yang lebih kecil dengan tawaran bagus. Tapi, saya selalu menunggu Boca.
"Saya membaca di Argentina bahwa orang-orang mengatakan saya meninggalkan Inter karena saya tak bermain bagus. Tapi, faktanya saya punya rasio gol per menit lebih baik daripada Icardi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bukan alasan utama saya meninggalkan Inter. Tapi, saya tak ingin mengungkapkan apa (alasan utamanya). Yang pasti itu bukan karena Icardi," kata Osvaldo.
(mfi/rin)











































