Setelah melewati tiga laga terakhir tanpa kemenangan (2 imbang, 1 kalah), Milan bangkit dan menaklukkan Cagliari 3-1 di San Siro, Minggu (22/3/2015) dinihari WIB. Jeremy Menez mencetak dua gol dilengkapi satu gol lain dari Philippe Mexes, sementara gol balasan dari Cagliari ditorehkan Diego Farias.
Tiga poin ini jadi momentum Rossoneri usai ditaklukkan Fiorentina 1-2 akhir pekan lalu. Mereka juga sementara naik ke posisi tujuh klasemen dengan nilai 38 dari 28 pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam sudut pandang saya, kekalahan kami dari Fiorentina benar-benar disayangkan dan tidak layak. Malam ini kami ingin menampilkan performa serupa tapi dengan kemenangan di akhir laga," kata Menez kepada Sky Sport Italia dikutip Football Italia.
"Kami semua membantu satu sama lain dan jika kami terus seperti ini, kami bisa melakukan hal-hal hebat. Ada 10 laga lagi, jika kami menang dua atau tiga kali secara beruntun maka semuanya bisa berubah," tambahnya.
Selain mencetak dua gol, Menez juga jadi sorotan karena merayakannya dengan gestur 'membuka telinga' atau seolah-olah sedang mendengarkan sesuatu. Sebagian menilai perayaan ini adalah jawaban atas ancaman suporter yang sebelumnya menyerukan boikot terhadap laga klub, akibat hasil jeblok Milan.
Namun Menez membantah, menyatakan perayaan tersebut untuk membungkam kritik yang dilancarkan media padanya. Sebelum mencetak dua gol malam tadi, Menez memang tengah dikritik karena hanya mencetak satu gol dalam enam penampilan.
"Gestur yang saya lakukan bukan untuk para penggemar, tapi untuk media. Mereka membicarakan saya tanpa mengetahui apapun dan saya tidak suka itu. Saya selalu mengerahkan semua upaya, tapi ada laga-laga di mana saya tidak mencetak gol dan masih bekerja keras untuk tim," tandasnya.
Dua gol ke gawang Cagliari membawa Menez ke puncak daftar top skorer dengan 15 gol. Dia sejajar dengan Mauro Icardi dan Carlos Tevez yang sama-sama sudah menorehkan gol di angka tersebut.
(raw/mfi)











































