Sudah tujuh pertandingan kandang di liga secara beruntun dilewati Roma tanpa kemenangan. I Lupi cuma meraih enam hasil imbang dan terakhir dikalahkan Sampdoria. Kemenangan terakhir Roma di Olimpico dicatat atas Inter Milan pada bulan November lalu.
Akhir pekan ini, Roma akan menjamu Napoli di giornata ke-29 Serie A, Sabtu (4/4/2015). Melihat catatan Napoli di Olimpico, Roma berpeluang untuk mengakhiri puasa kemenangannya di kandang sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah data dan fakta dari pertandingan antara Roma dan Napoli seperti dirangkum oleh Opta:
- Roma gagal mencetak gol di dua pertemuan terakhir melawan Napolim setelah mencetak empat gol di dua duel terakhir.
- Giallorossi mencetak masing-masing dua gol dari tiga laga kandang terakhir di liga melawan Napoli.
- Napoli hanya menang satu kali dari 12 pertemuan terakhir dengan Roma di Olimpico, di antaranya kalah tujuh kali.
- Hanya dua dari enam gol terakhir Roma yang dicetak oleh striker.
- Kemenangan Roma atas Cesena adalah yang pertama setelah melewati lima pertandingan tanpa kemenangan di Serie A (4d, L1).
- Di sisi lain, Napoli belum pernah menang di empat laga terakhir di liga, mereka tidak pernah melewati lima pertandingan Serie A tanpa kemenangan di bawah Rafael Benitez.
- Napoli merupakan pencetak gol terbanyak di babak kedua dengan 29 gol di Serie A musim ini.
- Sassuolo dan Napoli mencetak gol paling banyak (12 gol) dari striker sejak awal 2015.
- Striker Napoli mencetak gol terbanyak di liga musim ini dengan 32 gol, lebih banyak daripada tim manapun.
- Duvan Zapata mencetak gol setiap 85 menit, rasio terbaik di antara pemain dengan dua gol atau lebih di musim ini.
- Seydou Doumbia rata-rata melakukan 15,2 sentuhan per pertandingan sejak bergabung dengan Roma, lebih sedikit daripada siapapun di timnya yang sudah bermain lebih dari empat pertandingan di liga.
(nds/mrp)











































