Inter telah memastikan bakal diperkuat Kondogbia mulai musim depan. Gelandang 22 tahun itu telah diperkenalkan secara resmi kepada para suporter, usai menjalani tes medis di Appiano Gentile, Senin (22/6/2015) malam WIB kemarin.
"Saya ingin menyambut Geoffrey Kondogia ke klub ini. Sungguh menyenangkan melihat para penggemar memberinya sambutan yang antusias, menunjukkan betapa besarnya cinta mereka untuk Inter. Terima kasih untuk semua penggemar kami. Forza Inter!" ucap Thohir dalam sambutannya untuk Kondogbia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah melewatkan tiga musim terakhir tanpa Liga Champions, Nerazzurri tentu tak ingin kehilangan waktu lebih lama di luar kompetisi teratas antarklub Eropa itu. Perbaikan skuat mutlak harus dilakukan.
Kondogbia sendiri menjadi kelanjutan atas sinyal awal yang sudah ditunjukkan Inter. Sebelumnya mereka sudah mendatangkan Xherdan Shaqiri dari Bayern Munich pada Januari lalu. Shaqiri direkrut secara permanen dengan nilai sekitar 22 juta euro.
Langkah yang diambil Inter dengan merekrut Shaqiri dan Kondogbia juga menunjukkan sebuah rencana yang jelas. Keduanya adalah pemain muda, Kondogbia baru 22 tahun sedang Shaqiri saat ini 23 tahun. Artinya La Beneamata punya hasrat menjalankan sebuah proyek jangka panjang.
Jika ditilik lebih jauh, sejumlah pilar tim Inter saat ini memang merupakan pemain muda. Sebut saja Mauro Icardi (22), Mateo Kovacic (21), dan Marcelo Brozovic (22). Itu belum termasuk pemain muda lainnya seperti Dodo, Juan Jesus, atau Davide Santon.
Bagaimanapun, desakan untuk segera kembali ke papan atas Serie A membuat Inter juga punya para pemain dengan pengalaman cukup di laga-laga besar dan penting. Maka dari itu sosok-sosok senior seperti Hernanes, Samir Handanovic, Rodrigo Palacio, dan Nemanja Vidic tetap jadi bagian penting.
Nah, setelah Kondogbia kabarnya masih akan ada sejumlah pemain berkualitas yang berupaya didatangkan. Di antara nama-nama yang dikaitkan adalah Juan Cuadrado (Chelsea) dan Joao Miranda (Atletico Madrid).
Dua pemain ini tentunya sudah punya pengalaman besar di kantong masing-masing. Cuadrado selama beberapa musim jadi sosok penting di Fiorentina, sebelum hijrah ke Chelsea. Dia juga salah satu andalan di tim nasional Kolombia.
Sedangkan Miranda adalah satu faktor penting menanjaknya performa Atletico dalam beberapa musim belakangan. Bersama Los Colchoneros, dia sudah juara Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Europa, Piala Super Eropa, dan jadi runner-up Liga Champions musim 2013-2014.
Memang diakui rencana belanja besar Inter juga bakal perlu 'pengorbanan' mengingat ada aturan Financial Fair Play (FFP) dari UEFA. Beberapa pemain kabarnya perlu dilepas untuk menutupi dana besar yang keluar, salah satunya diyakini adalah Kovacic yang amat diminati Liverpool. Namun dengan langkah cerdas, tantangan FFP bukanlah hal yang tak mungkin diatasi.
Jika bisa membuat langkah perekrutan Kondogbia berkelanjutan, maka kritik yang sempat dialamatkan ke Erick Thohir juga bakal menguap secara otomatis. Mulanya presiden klub yang juga pengusaha Indonesia itu disebut agak pelit belanja pemain.
Namun pada prosesnya Thohir berangsur-angsur menepis anggapan tersebut. Mulai dengan pembelian Hernanes, diikuti Shaqiri, dan kini Kondogbia.
Para penggemar juga mulai bisa berharap besar menatap musim-musim berikutnya. Sebagaimana diungkapkan Wakil Presiden Javier Zanetti sebelumnya, mereka bisa berharap besar. Mimpi mengejar Juventus dan AS Roma yang jadi dua tim teratas di dua musim terakhir bisa saja terwujud musim depan.
"Para penggemar bersemangat karena mereka bisa melihat masa depan yang cerah. Tim manajemen kami layak mendapatkan kredit besar atas pekerjaan yang mereka lakukan. Kami sedang mengusahakan segala yang mungkin dilakukan untuk membawa kami bersaing di papan atas lagi musim depan," kata Zanetti di situs resmi Inter.
(raw/krs)











































