Inter kalah 0-3 dari Madrid dalam lanjutan ajang International Champions Cup. Di turnamen itu pula sebelumnya mereka kalah dari AC Milan dengan skor tipis 0-1.
Mundur satu laga lagi, tim besutan Roberto Mancini juga merengkuh kekalahan 0-1 dari Bayern Munich. Dari lima laga pramusim, sejauh ini cuma dua yang berakhir dengan kemenangan. Keduanya dipetik dari tim kecil, masing-masing 4-3 atas Stuttgart Kickers dan 4-2 kala menghadapi Carpi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak kedua, Madrid makin kerap menekan sampai kemudian Raphael Varane dan James Rodriguez mencetak gol. Secara keseluruhan Inter melepaskan sembilan tembakan dengan tiga mengarah ke gawang, sedang Madrid punya 18 upaya dan delapan di antaranya tepat sasaran.
"Kami tampil sangat baik di babak pertama dan menciptakan peluang-peluang yang seharusnya berbuah gol. Kemudian mereka mencetak gol pertama dan mulai mendominasi," kata Hernanes dikutip Football Italia.
"Mereka adalah tim yang lebih baik di babak kedua tapi kami memulai dengan positif. Kami sudah tahu bahwa target kami di sini bukanlah memenangi laga-laga."
"Tentu saja akan lebih baik jika menang, tapi kami sudah bekerja sangat keras dan memainkan banyak pertandingan jadi kami sedikit lelah. Kami tahu Real Madrid adalah salah satu tim terbaik di dunia dan kami mengimbangi mereka di babak pertama," tambahnya.
Hasil melawan Madrid ini membuat Inter kalah di tiga laga pramusim terakhir secara beruntun. Selain itu, mereka juga tak mampu mencetak gol dengan kebobolan lima kali.
"Mungkin kami seharusnya bisa lebih baik dalam hal hasil, tapi kami sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk musim depan," ujar Hernanes.
"Saya tidak berpikir bahwa pramusim itu soal mencetak gol-gol atau tidak. Tentu saja kami ingin mencetak gol dan memenangi laga, tapi saya ingin menegaskan bahwa fokus kami memanglah pada kebugaran," demikian dia.
(raw/cas)











































