Setelah sempat dispekulasikan masa depannya belakangan ini, Kovacic akhirnya memutuskan untuk pindah ke Madrid dengan biaya transfer 'wah', yakni 35 juta euro atau sekitar 2,5 kali lipat dari harga belinya dari Dinamo Zagreb pada 2013 silam.
Kepindahan Kovacic ini kemudian menimbulkan dua kubu di sisi fans Inter. Ada yang mendukung karena Inter bisa mendapatkan dana segar demi mendapatkan pemain buruannya sebelum bursa transfer ditutup, plus menyeimbangkan neraca tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi Kovacic disebut-sebut sebagai salah satu calon gelandang top di masa depannya. Meski baru berumur 21 tahun, Kovacic sudah dipercaya mengenakan seragam nomor 10 dan jadi pilihan utama tim.
Moratti, yang berandil dalam membawa Kovacic ke Inter, justru berpikir sebaliknya. Inter dinilai sudah tepat melepas Kovacic karena besarnya tawaran Madrid.
Selain, Kovacic belumlah mencapai level pemain bintang Eropa dan Inter dianggap tidak rugi-rugi amat melepas Kovacic.
"Saya tidak berkepentingan mengurus finansial Inter dan tidak juga memikirkan Financial Fair Play, tapi sepertinya itu bisnis yang bagus," ujar Moratti kepada Mediaset seperti dikutip Football Italia.
"Saya yakin itu adalah transfer yang bijak. Selain itu, si pemain juga masih harus banyak memberi pembuktian. Dia adalah rekrutan besar terakhir saya dan kami membayar 14 juta euro untuknya," sambungnya.
"Saya tidak tahu harus senang atau sedih melihat Kovacic pergi, tapi saya ulangi bahwa hemat saya itu adalah transfer yang bagus."
"Komentar saya soal skuat baru Inter? Kita belum melihat apapun saat ini, jadi kita tunggu saja," demikian dia.
(mrp/mfi)











































