DetikSepakbola
Selasa 01 September 2015, 12:35 WIB

'Ular Besar' yang Menggeliat di Musim Panas

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Ular Besar yang Menggeliat di Musim Panas Getty Images/Giuseppe Bellini
Milan -

Inter Milan memperlihatkan keseriusan mereka untuk mengembalikan lagi kejayaan mereka di Serie A . Tengok saja agresivitas Il Biscione alias 'Si Ular Besar' di bursa transfer musim ini.

Contohnya ketika detik-detik bursa transfer akan ditutup, Selasa (1/9) pagi WIB sekitar pukul 06.00 WIB pagi. Inter dengan cepat merekrut tiga pemain baru, yakni Adem Ljajic, Felipe Melo, dan Alex Telles.

Tiga pemain itu memang jadi kepingan terakhir dalam "puzzle" Roberto Mancini, yang akhir pekan kemarin mengatakan masih butuh pemain baru lagi di beberapa posisi, seperti penyerang, gelandang bertahan, dan bek kiri.

Dengan kedatangan Ljajic, Melo, dan Telles, artinya Inter sudah mendatangkan sembilan pemain baru di bursa transfer musim panas ini, baik yang dibeli secara permanen maupun dipinjam. Total 65,6 juta euro sudah dihabiskan oleh Nerazzurri.

Nama-nama lain yang sudah lebih dulu berseragam Biru-Hitam seperti Geoffrey Kondogbia, Stevan Jovetic, Jeison Murillo, Joao Miranda, Martin Montoya, dan Ivan Perisic

Apa yang dilakukan Inter ini tentu tak terlepas dari performa buruk mereka musim lalu, saat finis di posisi kedelapan dan gagal tampil di kompetisi Eropa. Terlebih mereka sudah absen empat musim dari Liga Champions, bukan prestasi yang membanggakan tentunya bagi klub sebesar Inter.

Maka dari itu, perombakan besar-besaran dilakukan musim panas ini dengan harapan performa Inter dapat terangkat sekaligus bersaing memperebutkan Scudetto bersama Juventus, AS Roma, Napoli, dan AC Milan.

Tapi tak sekadar unjuk ambisi Inter untuk bisa kembali berjaya, namun juga unjuk kekuatan finansial dari sang presiden, Erick Thohir. Orang Indonesia yang di awal kehadirannya sempat diragukan oleh banyak Interisti - sebutan untuk fans Inter -.

Wajar karena nama Thohir masih terbilang asing untuk sepakbola Eropa kala itu dan dua tahun selepas take-over pada Oktober 2013, pria 45 tahun itu membuktikan ucapannya untuk membawa Inter bangkit bukan sekadar lip service.

"Dalam beberapa hari terakhir ada informasi tak akurat yang menyesatkan tentang cara grup saya menjalankan bisnis dan soal keinginan saya untuk mendukung Inter di masa depan," kata Thohir beberapa waktu lalu menanggapi kabar bahwa dia tidak akan jor-joran di bursa transfer kali ini.

"Jika ada yang berpikir kisah macam itu akan mengalihkan perhatian kami dari mencapai hasil-hasil penting buat Inter maka mereka keliru. Grup saya memiliki bisnis di penjuru dunia dan saya sudah berinvestasi di Italia dalam cara yang sama seperti yang sudah saya lakukan dengan sukses di Amerika Serikat dan negara-negara lain."

"Adalah tugas, dan yang terpenting, keinginan saya sebagai pemegang saham, untuk berinvestasi ke Inter. Itulah yang sudah saya lakukan sejak hari pertama dan kami akan terus melakukannya selama bertahun-tahun, memastikan adanya modal dan manajemen. Kami akan terus memperkuat klub dan memastikan Roberto Mancini memiliki skuat kompetitif dengan kualitas tertinggi di lapangan, dan menyuguhkan penampilan lebih baik buat para penggemar Inter di penjuru dunia," tegasnya.

Jika sudah begini, patut ditunggu bagaimana hasil investasi besar-besaran Thohir di bursa transfer musim panas ini. Dua kemenangan di dua laga awal Serie A setidaknya sudah jadi start oke untuk La Beneamata.


(mrp/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed