Memasuki musim 2015/2016, Juve melepas sejumlah pemain utamanya. Carlos Tevez, Andrea Pirlo, dan Arturo Vidal sama-sama hengkang dari Juventus Stadium di bursa transfer musim panas lalu.
Kendati sudah mendatangkan pemain-pemain baru yang tak kalah mentereng, seperti Mario Mandzukic, Sami Khedira, dan Paulo Dybala, Juve tetap tertatih-tatih menjalani musim ini. Bianconeri baru meraih satu kemenangan dan sudah tiga kali kalah dari enam laga di Serie A.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Llorente mengaku sudah menduga Juve akan kesulitan mengarungi musim baru setelah pemain-pemain pentingnya pergi. Striker yang juga pergi dari Juve di musim panas lalu untuk bergabung dengan Sevilla itu menilai bekas klubnya masih butuh waktu untuk benar-benar nyetel.
"Saya menghabiskan dua musim hebat di Turin dan Juventus akan selalu ada di hati saya. Saya menganggap kota dan tim itu seperti rumah kedua saya. Saya merasa masih seperti Juventino, itulah mengapa menyakitkan melihat hasil-hasil belakangan ini. Rasanya sulit seakan-akan saya masih ada di sana," ujar Llorente kepada Gazzetta dello Sport.
"Sejujurnya, ketika saya masih di Turin musim panas ini, saya tahu bahwa ini tidak akan mudah. Kami kehilangan tiga pemain penting seperti (Carlos) Tevez, (Andrea) Pirlo, dan (Arturo) Vidal, pemain-pemain yang bisa menentukan pertandingan."
"Ketika hal-hal berubah dengan cepat, waktu dibutuhkan untuk membangun kembali harmoni dan gaya bermain yang sebelumnya ada. Sekarang ada pemain-pemain berbeda dengan cara bermain berbeda dan tidak mudah untuk kembali ke jalur kemenangan," katanya.
(nds/fem)











































