Standar Tinggi Bonaventura vs Maestro Pjanic

Jelang Roma vs Milan

Standar Tinggi Bonaventura vs Maestro Pjanic

Doni Wahyudi - Sepakbola
Jumat, 08 Jan 2016 14:05 WIB
Standar Tinggi Bonaventura vs Maestro Pjanic
Getty Images
Jakarta - Meski tidak berlabel bintang, Giacomo Bonaventura punya standar tinggi yang membuatnya jadi sosok krusial untuk AC Milan. Akhir pekan ini dia akan adu kontribusi dengan maestro AS Roma, Miralem Pjanic.

Milan akan bertamu ke Roma di pekan 19 Serie A, Minggu (10/1/2016) dinihari WIB. Kedua tim tengah dalam kondisi yang tidak mengenakkan setelah menderita serangkaian hasil buruk dan sejauh ini gagal memenuhi harapan di awal musim.

Dalam situasi seperti itu Milan masih punya beberapa pemain untuk setidaknya membuat Milanistis berharap performa tim kesayangannya secepatnya membaik. Dengan telah membuat delapan gol sejauh ini, Carlos Bacca jadi pemain paling penting di skuat Sinisa Mihajlovic. Nama lain yang masih bisa dielu-elukan adalah Giacomo Bonaventura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Statistik di atas lapangan mengesahkan kalau Bonaventura adalah pemain penting buat Mihajlovic di musim ini. Gelandang 26 tahun itu telah terlibat secara langsung dalam 10 gol yang dibuat Milan: 4 gol dan 6 assist. Bonaventura juga membuat 37 umpan kunci dengan akurasi umpan 83%.

Bonaventura adalah pengecualian dari banyak pembelian Milan yang sia-sia dalam beberapa tahun terakhir. Diboyong dari Atalanta di awal musim lalu, dia cepat matang untuk kemudia bisa diandalkan menjadi pilar di lapangan tengah.

Dengan kondisi Milan dalam beberapa tahun terakhir yang seperti tanpa indentitas dan tidak punya pemimpin, Bonaventura terlihat menjanjikan untuk menjalani peran tersebut. Dia kerap jadi solusi saat Milan tengah dalam posisi terjepit dengan kreativitas dan akselerasi dari sisi kiri lapangan.

Di Stadion Olimpico akhir pekan ini, Bonaventura akan menghadapi pemain dengan kreativitas dan kematangan yang dianggap lebih baik darinya. Sosok yang akan dia lawan adalah Miralem Pjanic.

Pjanic saat ini adalah topskorer Roma di Serie A dengan sudah tujuh gol dibuat, mengalahkan Gervinho dan Edin Dzeko yang masing-masing baru mengoleksi enam dan tiga gol.

Jumlah enam gol itu baru sebagian dari kontribusi Pjanic dari lapangan tengah I Lupi. Dari 15 kali dimainkan Rudi Garcia, gelandang asal Bosnia itu juga punya koleksi lima assist.

Sebagai central midfielder, Pjanic adalah kreator permainan Roma. Dalam dua musim terakhir penampilannya meningkat tajam setelah Rudi Garcia memberinya lebih banyak kebebasan. Rudi Garcia tak lagi memberi taktik spesifik untuk dijalankan oleh Pjanic.

Sebaliknya, gelandang Bosnia & Herzegovina itu mendapatkan ruang gerak yang lebih leluasa. Bukan hanya untuk mengalirkan permainan, tapi juga menuntaskan sendiri serangan yang dibangun. Statusnya sebagai topskorer sementara Roma menunjukkan itu.

Hal lain yang membuat fans Roma begitu mencintai Pjanic adalah karena dia punya tendangan bebas mematikan. Pesepakbola 25 tahun itu sudah menjadi salah satu eksekutor free kick terbaik di Eropa saat ini.

Atas perannya di lapangan tengah Roma, Pjanic banyak disamakan dengan Francesco Toti. Sementara yang lain menilai dia punya kemampuan yang menyerupai Andrea Pirlo. Para maestro Serie A.




PjanicΒ Bonaventura
15Main17
1.275Menit1.465
7Gol4
5Assist6
84%Akurasi Umpan83%
66%Akurasi Tembakan40%
2man of the match6




(din/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads