Inter tak mendapatkan tambahan angka dari laga melawan Sassuolo di Giuseppe Meazza, Minggu (10/1/2016). Nerazzurri dikalahkan tamunya itu dengan skor 0-1. Satu-satunya gol Sassuolo dicetak Domenico Berardi lewat tendangan penalti di injury time.
Statistik ESPN FC menunjukkan Inter unggul penguasaan bola 59-41%. Mereka juga menciptakan lebih banyak peluang. Dari 21 percobaan mencetak gol yang dilakukan Inter, enam di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Sassuolo membuat 15 percobaan mencetak gol dan enam yang tepat sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inilah sepakbola. Kami menciptakan banyak peluang, tapi Consigli tampil fantastis dan kami tak bisa mencetak gol," ucap Mancini seusai pertandingan seperti dilansir situs resmi Inter.
"Kami mendominasi permainan dan melakukan segalanya untuk menang. Sassuolo tak punya peluang di babak kedua, selain dari beberapa situasi bola mati," tambahnya.
"Penalti itu cuma insiden, bukan karena penurunan konsentrasi," kata Mancini.
Dalam dua pertandingan kandang terakhir di Serie A, Inter selalu kalah. Mereka sebelumnya ditundukkan Lazio 1-2.
"Kami tak mendapatkan poin dari dua laga kandang terakhir. Kami pantas mendapatkan yang jauh lebih baik daripada itu, tapi kami harus menerima kekalahan dan kembali berjuang," tutur Mancini.
Lebih lanjut lagi, Mancini juga mempertanyakan kepemimpinan wasit Daniele Doveri. Menurutnya, Berardi harusnya diganjar kartu merah karena menampar Danilo D'Ambrosio di babak pertama.
"Berardi adalah pemain yang fantastis dan saya sangat mengaguminya. Namun, dia harusnya dikartu merah," ujar Mancini.
Inter kini turun ke posisi kedua di klasemen sementara Serie A dengan perolehan 39 poin. Mereka digusur Napoli, yang punya dua poin lebih banyak setelah menghantam Frosinone 5-1.
(mfi/raw)










































