Roma menang 3-1 kala menjamu Frosinone di Olimpico, Minggu (31/1/2016) dinihari WIB. Unggul lebih dahulu lewat Radja Nainggolan, Giallorossi harus menutup babak pertama dengan hasil imbang karena kebobolan oleh Daniel Ciofani.
Anak-anak ibukota lantas kembali memimpin di awal babak kedua lewat Stephan El Shaarawy. Gol Pjanic di menit-menit akhir memastikan Luciano Spalletti memetik kemenangan pertamanya di periode keduanya ini, setelah sebelumnya memetik satu hasil imbang dan satu kekalahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka melepaskan 22 tembakan dengan enam menemui sasaran. Sedang tamunya mencatatkan 13 upaya di mana hanya tiga yang mengarah ke gawang.
Hal positif lain untuk Roma adalah dua pemain debutan yang bersinar, yakni El Shaarawy dan Ervin Zukanovic. Zukanovic mencetak assist untuk gol istimewa El Shaarawy, yang ditorehkan dengan tendangan tumit. Baik El Shaarawy maupaun Zukanovic, adalah pemain baru di bursa transfer Januari ini.
"Kemenangan ini adalah yang kami inginkan. Sayangnya kami kebobolan sebuah gol yang seharusnya bisa dihindari. Kami bisa saja menuntaskan pertandingan lebih cepat," kata Pjanic kepada Mediaset.
"Setidaknya kami punya sejumlah sinyal positif, lebih percaya diri, dan tampak lebih bugar secara fisik malam ini. Kami harus terus seperti ini, karena kemenangan harus menjadi sebuah hal yang normal untuk kami."
"Kemenangan membantu Anda menemukan kepercayaan diri. Kami mengubah sistem bermain dan pelatih, jadi perlahan-lahan kami mulai terbiasa dengan situasi baru."
"Ini musim yang panjang. Hal terpentingnya sekarang adalah mencatatkan serangkaian kemenangan dan mendekati puncak klasemen," tambahnya seperti dikutip Football Italia.
Roma saat ini masih di peringkat lima klasemen dengan nilai 38 dari 22 pekan. Mereka berjarak tiga poin dari Inter Milan di urutan empat yang baru bermain 21 kali. (raw/din)











































