Roma menang 3-1 atas Frosinone di Olimpico, Minggu (31/1/2016) dinihari WIB. Tiga gol mereka dicetak oleh Radja Nainggolan, Stephan El Shaarawy, dan Miralem Pjanic, sementara gol balasan tim tamu dibuat oleh Daniel Ciofani.
Meski menang, Roma terlihat cukup kerepotan sepanjang laga karena pressing yang dilakukan para pemain Frosinone. Soal ini, Spalletti mengakui timnya perlu lebih baik dalam melepaskan diri dari tekanan, utamanya soal ketenangan dan kecepatan mengalirkan bola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika lawan tampil agresif dan menekan kami, kami harus memainkan bola dengan cepat dan membuat mereka lengah. Kami juga perlu berhenti kebobolan oleh bola-bola panjang ke depan."
"Kami sudah menguji sejumlah pergerakan di sesi latihan. Lalu saat situasi pertandingan kami tidak mampu melakukan hal-hal yang sebenarnya kami mampu," tambahnya dikutip Football Italia.
Terlepas dari itu, Spalletti juga melihat banyak hal positif. Selain tiga gol dari open play, ada juga sejumlah kesempatan mencetak gol lainnya meski kurang termaksimalkan dengan baik.
Yang lebih menjadi perhatian pria botak itu adalah bagaimana hasil ini tampak membuat para pemain lega dan terlepas dari tekanan. Hal itu terlihat dari kejadian usai pertandingan, di mana para pemain saling berpelukan satu sama lain.
Roma sendiri memang berada dalam tekanan belakangan ini. Sebelum kemenangan atas Frosinone, mereka cuma menang satu kali dalam 12 pertandingan. Hasil-hasil itulah yang membuat mereka mulai tercecer dalam persaingan gelar juara dan melakukan pergantian pelatih dari Rudi Garcia ke Spalletti.
"Yang menyengat saya adalah betapa emosionalnya anak-anak saling berpelukan satu sama lain di peluit akhir, seolah-olah sebuah beban sudah dilepaskan dari pundak mereka. Itu menunjukkan kondisi psikologis yang dirasakan tim," ujar Spalletti.
"Malam ini saya melihat tiga gol, sejumlah kesempatan bagus lainnya untuk mencetak gol, dan juga kontrol pertandingan yang cerdas. Di titik itu kita melihat adanya kepuasan tim memainkan bola, karena mereka merasa hasilnya sudah aman dan beban sudah terangkat," demikian dia. (raw/mrp)











































