Roma menjamu Palermo dengan modal kekalahan dari Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions tengah pekan lalu. Tampil di hadapan publiknya sendiri, Roma harus mengakui keunggulan Los Blancos dengan skor 0-2.
Tapi Roma langsung bangkit saat menghadapi Palermo di lanjutan Serie A. Dalam pertandingan di Stadion Olimpico, Senin (22/2/2016) dinihari WIB, Giallorossi menang telak 5-0 atas tamunya itu. Bagi Roma, ini adalah kemenangan kelima secara beruntun di liga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya selalu menganalisis bagaimana anak-anak tampil dan mereka sempurna malam ini. Menang atas Palermo mungkin terlihat mudah, tapi setelah laga besar di Eropa Anda selalu berisiko kehilangan konsentrasi," ujar Spalletti seperti dikutip situs resmi klub.
"Tapi sebaliknya para pemain fantastis malam ini. Mereka mengisi ulang baterai, mencetak gol, dan bermain dengan baik," lanjut pelatih berkepala plontos itu.
Kemenangan ini membawa Roma terus menempel Fiorentina yang ada di posisi ketiga atau batas akhir zona Liga Champions. Roma mengumpulkan 50 poin dan hanya berjarak dua angka dari Fiorentina.
"Mencoba memenangi laga demi laga. Pertandingan berikutnya menjadi penting hanya ketika Anda memenangi yang sebelumnya, jadi menang laga berikutnya selalu penting," lanjut Spalletti.
"Kami tampil bagus dalam beberapa laga pertama, tentu, tapi ada tim di luar sana seperti Juventus yang bahkan lebih baik jadi kami harus meneruskan kemajuan ini."
"Pesaing-pesaing kami menunjukkan bahwa mereka masih punya bahan bakar, jadi kami tidak boleh berhenti sekarang," katanya menegaskan.
(nds/mfi)











































