Performa Roma membaik semenjak Luciano Spalletti kembali menjadi pelatih tim pada Januari 2016. Setelah dikalahkan Juventus 0-1 pada 24 Januari, I Lupi belum pernah lagi menelan pil pahit.
Dalam 10 pertandingan setelah melawan Juventus, Roma meraih sembilan kemenangan dan satu hasil imbang. Delapan kemenangan di antaranya mereka dapatkan dalam delapan pertandingan beruntun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja kami membidik posisi kedua dan saya pikir, kami masih bisa menggapainya. Napoli hanya berjarak empat poin di depan kami dan kami masih akan menghadapi mereka di Roma," ujar Rudiger seperti dilansir Football Italia.
Dalam tujuh laga terakhir, Roma akan bertanding melawan Bologna (kandang), Atalanta (tandang), Torino (kandang), Napoli (kandang), Genoa (tandang), Chievo (kandang), dan AC Milan (tandang).
Rudiger, yang sudah bermain 23 kali di Serie A musim ini (22 di antaranya sebagai starter), mengaku betah bermain untuk Roma. Datang dari Stuttgart pada tahun 2015, bek berusia 23 tahun itu awalnya sempat kesulitan. Namun, kini ia menikmati har-harinya di kota Roma.
"Di Roma, semuanya adalah soal hasrat. Roma adalah kota yang luar biasa, cuacanya indah dan makanannya fantastis. Dukungan para suporternya juga hebat," kata Rudiger.
(roz/rin)










































