Bianconeri sudah menjadi jawara Italia dalam lima musim terakhir. Di musim panas ini, gebrakan dibuat Juve dengan menggaet pemain-pemain kunci klub-klub rivalnya seperti Miralem Pjanic [dari AS Roma] dan Gonzalo Higuain [Napoli].
Belanja Juve masib bertambah dengan kehadiran bek kanan berpengalaman Dani Alves dan bek tengah top Medhi Benatia. Dengan komposisi yang baru, La Vecchia Signora akan sangat sulit dijegal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Si pelatih mengenal sepakboal Italia dan seorang peramu taktik yang hebat. Sekarang merke harus lebih meng-Eropa, lebih proaktif dalam permaian mereka."
"Tim-tim Italia, dan termasuk Juventus cenderung turun ke belakang sekalinya memimpin, mempertahankan keunggulan 1-0. Tapi saya suka tim-tim yang menjaga dominasinya, yang memainkan permainan mereka secara bebas tidak tergantung hasil. Di Eropa, filosofi seperti ini berujung kemenangan."
Sacchi antusias menyaksikan Pjanic dan Higuain berseragam Juve. Menurut dia, keduanya belum tentu sukses di klub baru mereka.
"Juve telah merekrut dua pemain hebat dan melemahkan rival-rival langsungnya. Sekarang mari dilihat saja bagaimana mereka bekerja. Misalnya, saya penasaran melihat seberapa Napoli akan merindukan Higuain dan seberapa Higuain akan merindukan permainan Napoli," sambung Sacchi.
"Ini bukanlah sebuah detil yang bisa diremehkan," cetus dia.
Juve akan membuka musim ini dengan menjamu Fiorentina, Minggu (21/8/2016) dinihari WIB.
(rin/mrp)










































