Mihajlovic membuat keputusan berani saat masih menukangi Milan pada musim lalu. Dia menjadikan Donnarumma, yang saat itu masih berumur 16 tahun, sebagai penjaga gawang nomor satu. Padahal, saat itu Milan punya kiper-kiper yang lebih senior, seperti Christian Abbiati dan Diego Lopez.
Donnarumma kemudian terus tampil konsisten di bawah mistar dan sampai saat ini tak tergantikan sebagai kiper utama Milan. Bahkan, setelah Mihajlovic dipecat Milan dan sekarang posisi pelatih dipegang oleh Vincenzo Montella, Donnarumma tetap jadi andalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di injury time, Torino mendapatkan hadiah penalti setelah Gabriel Paletta melanggar Andrea Belotti. Torino pun punya peluang emas untuk menyamakan kedudukan.
Belotti sendiri yang maju sebagai algojo penalti. Namun, eksekusinya bisa dibaca dengan baik oleh Donnarumma. Milan pun tetap mempertahankan keunggulannya dan berhasil meraih poin penuh.
Marco Luzzani/Getty Images |
"Kalau saya tahu dia akan menggagalkan penalti, saya tidak akan memberinya debut," canda Mihajlovic terkait aksi Donnarumma.
"Saya tersenyum karena saya tahu Gallo akan gagal. Sayangnya, saya nyaris selalu benar," tambahnya.
"Setelah pertandingan saya menghibur dia (Belotti). Hal-hal seperti ini terjadi dan kalau kami mendapatkan penalti lagi dia tidak akan mengambilnya," kata Mihajlovic kepada Sky Sport Italia.
(mfi/a2s)












































Marco Luzzani/Getty Images