Sampai giornata 6 Bianconeri masih bercokol di puncak klasemen Serie A dalam usaha mempertahankan Scudetto--yang sudah lima musim terakhir berhasil disabet.
Pun begitu, penampilan tim Massimiliano Allegri belakangan juga dapat kritikan. usai berimbang tanpa gol lawan Sevilla di Liga Champions, Juve kalah 1-2 dari Inter Milan di giornata 4 Serie A.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Sportradar]
"Saya melihat mereka sedang berada dalam masalah besar. Mereka memiliki pemain-pemain bagus tapi sulit melihat mereka jadi sebuah tim yang mantap," kata Mauro kepada QS yang dilansir Football Italia.
"Kita melihat Juve yang menarik saat melawan Cagliari dan Fiorentina, tapi ada langkah mundur yang jelas ketika menghadapi Sevilla, Inter, dan Palermo. Memiliki sebuah skuad berisikan para pemain berkualitas juara memang krusial, tapi sekadar itu saja tidaklah cukup. Bianconeri masih butuh mencari keseimbangan di lini tengah dan yang terpenting adalah identitas yang jelas.
"Satu-satunya hal positif (lawan Palermo) adalah ketangguhan secara defensif dan kemampuan segera memastikan pertandingan saat mereka memimpin," tutur pemain Juve kurun waktu 1985β1989 tersebut.
Pria 54 tahun yang pernah meraih satu Scudetto dan menjuarai Piala Interkontinental 1985 bersama Juve itu pun tak yakin 'Nyonya Tua' bisa unjuk gigi di Eropa jika masih begitu-begitu saja.
"Masih oke kalau Anda main seperti itu di markas Palermo, tapi tidaklah cukup untuk pentas Eropa," sebut Mauro.
(krs/fem)











































