Icardi menuliskan dalam otobiografinya bahwa ultras Inter seakan menjadi tokoh antagonis dan pengancam. Kelompok suporter itu lantas meminta Inter untuk mencopot Icardi dari jabatan sebagai kapten tim.
Pada prosesnya, Icardi lalu bilang bahwa tulisan di bukunya itu dilebih-lebihkan. Dia lantas mendapatkan sanksi atas tulisan di bukunya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Inter, Frank De Boer, berharap bahwa agar yang terjadi antara Icardi dengan ultras curva Nord itu tak akan terjadi lagi di masa depan. Dia mendesak seluruh tim agar kembali fokus ke lapangan agar segera bangkit usai menuai tiga kekalahan beruntun di semua ajang.
"Situasi ini tak bagus untuk tim, untuk pendukung klub. Di masa depan, kami harus menghindari hal semacam ini. Tak cuma mengenai Icardi," kata De Boer seperti dilansir oleh Football Italia.
"Ini sangat penting untuk saya, bahwa para pemain dan staf pelatih kembali fokus ke pertandingan."
"Demikian pula Icardi harus menerima pendapat lain mengenai apa yang terjadi, karena dia mempunyai tanggung jawab sebagai kapten."
"Saya pikir dia mengerti untuk bisa menjadi contoh bagus bagi skuat dan para pendukung tim," imbuhnya.
(cas/krs)











































