Rossoneri akan memenuhi tantangan juara lima kali beruntun itu di San Siro, Minggu (23/10/2016) dinihari WIB. Setelah sempat seret di awal kompetisi, Milan mampu keluar dari periode sulit dengan tak terkalahkan di lima laga terakhir Serie A.
Meski begitu, Juventus tidak dipungkiri lebih diunggulkan. Mengingat sejak 2012, Milan hanya sekali menang melawan Juventus dengan hasil akhir 1-0. Setelahnya, Bianconeri memenangi delapan pertemuan berturut-turut, termasuk tiga kunjungan terakhirnya ke kandang Milan di liga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan Sinisa [Mihajlovic] berbeda. Ada rasa takut tapi Montella sudah membuat kami lebih tenang," sambung dia.
"Apa yang kukhawatirkan saat menghadapi Juventus? Mereka sangat tangguh dan rapi secara taktik. Mereka tidak akan memberi banyak ruang dalam pertahanan jadi akan sulit mencetak gol."
Striker Argentina Gonzalo Higuain tampil sebagai ancaman terbesar Milan setelah menceploskan enam gol di Serie A musim ini. Namun, Suso menganggap justru Paulo Dybala-lah yang lebih berbahaya.
"Menurutku Dybala, tapi juga Dani Alves. Dia sudah memenangi segalanya dengan Barcelona, dan ketika bermain masih memberikan 100 persen. Dia adalah seorang juara sejati," imbuh pemain asal Spanyol ini.
(rin/mfi)











































