Setelah sempat kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Torino, Inter kembali tumbang. Tandang ke markas Sampdoria di giornata 11 Serie A, Senin (31/10/2016) dinihari WIB, Inter pulang dengan kekalahan 0-1.
Itu menjadi kekalahan keempat yang diderita Inter dalam lima laga terakhir di Serie A. Mereka pun masih tertahan di peringkat 11 dengan 14 poin dari 11 laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah kekalahan yang sulit. Anda tidak boleh menang satu pertandingan dan kemudian mundur tiga langkah. Kami harus melihat kesalahan-kesalahan kami dan fokus ke laga berikutnya, yang vital," ujar bek Inter, Davide Santon, seperti dikutip dari situs resmi klub.
"Kami benar-benar kecewa dengan malam ini tapi kami harus melangkah ke depan karena kami harus lolos dari grup di Liga Europa bagaimanapun caranya," lanjutnya.
Menyoal pertandingan melawan Sampdoria, Santon menilai Inter kurang beruntung. Tapi, senada dengan Frank De Boer, Santon juga mengeluhkan mental Inter.
[Baca juga: De Boer: Masalah Inter Ada di Mental]
"Anda harus meraih keberuntungan Anda. Mental kami salah karena kami banyak salah oper ke lawan. Kami menciptakan banyak peluang di babak kedua dan mengendalikan permainan, tapi kami menyulitkan diri sendiri dengan tertinggal di babak pertama," ucap Santon.
"Kami membentur tiang dua kali dan Mauro (Icardi) bisa saja mencetak gol, tapi kami tidak boleh terlalu meratapinya. Kami mengerti apa yang pelatih coba ajarkan, dia menjelaskan segalanya dengan sangat jelas sepanjang pekan. Kami harus beradaptasi, bermain dan fokus membantu tim," katanya.
(nds/cas)











































