Hanya 11 pertandingan Serie A saja waktu yang didapatkan Frank de Boer untuk duduk di kursi pelatih Nerazzurri. Ia diberhentikan pada 1 November lalu, secara keseluruhan melatih Inter dalam 14 laga dengan persentase kemenangan 35,7%.
Pioli, yang sebelum ini menangani Lazio, pada prosesnya ditunjuk sebagai pengganti per 8 November lalu. Ia langsung harus menghadapi ujian berat dengan menghadapi AC Milan, Senin (21/11/2016) dinihari WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Milan sedang tampil dengan baik tapi kami akan menjalani pertandingan nanti dengan kepercayaan diri," lanjutnya.
Setelah menjalani 12 pertandingan Serie A, Milan berhasil meraup 25 poin untuk duduk di peringkat tiga dengan terpaut lima angka dari Juventus si pemuncak klasemen. Inter sementara itu terpaku di posisi sembilan dengan 17 poin dari jumlah laga sama.
Di bawah arahan De Boer, Nerazzurri sebenarnya sempat mampu meraih hasil bagus seperti ketika menundukkan Juve 2-1. Tapi itu hanyalah satu dari lima kemenangan Inter di Serie A sejauh ini. La Beneamata bahkan pernah melewati periode empat pertandingan tanpa kemenangan di ajang itu--dengan tiga di antaranya berupa kekalahan, juga sempat tak pernah clean sheet selama enam pertandingan sampai akhirnya menang 3-0 atas tim juru kunci Crotone sebelum jeda internasional di bawah arahan pelatih primavera Stefano Vecchi.
"Pertandingan nanti bakal krusial buat kami karena kami harus menang," ucap gelandang Inter Joao Mario, yang musim panas lalu membantu Portugal mengalahkan Prancis di final Piala Eropa.
"Tentu saja saya tak bisa membandingkannya dengan final yang kami mainkan lawan Prancis di Euro 2016, tapi laga nanti tetap mirip seperti final sebuah turnamen besar -- dan kami bertekad menang demi suporter," lanjutnya menegaskan.
Kemenangan tentu juga jadi dambaan Pioli dalam debutnya menangani Inter nanti agar ayunan langkahnya di klub tersebut dapat berawal dengan mantap.
(krs/fem)











































