Bertandang ke Olimpico, Selasa (13/12/2016) dinihari WIB, Milan memperoleh penalti usai Gianluca Lapadula diganjal Wojciech Szczesny di medio babak pertama. Niang maju sebagai algojo, tapi sepakan kaki kanannya bisa ditepis kiper Roma itu.
Setelah turun minum, Giallorossi berhasil mencetak gol penentu kemenangan berkat Radja Nainggolan di menit 62. Andai penalti Niang berhasil menjadi gol, bisa jadi hasil pertandingan akan berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurutku kami tampil sangat baik sebagai sebuah tim dan harus terus begini. Sayang disayangkan penaltinya," ungkap Niang kepada Milan TV.
"Aku akan menjalani masa sulit. Aku bertanggung jawab atas penalti lagi di malam ini dan aku sangat menyesal, tapi momen-momen saat banyak hal salah Anda harus menundukkan kepala Anda dan bekerja."
"Tidak ada masalah dengan Lapadula. Malam ini sebelum penalti, dia bilang kepadaku untuk fokus dan tetap kalem. Aku akan memberikan penalti berikutnya kepada Lapadula, karena dia pantas menerimnya dan dia sedang lebih percaya diri daripada diriku," lugas pesepakbola berusia 21 tahun ini.
Dengan kekalahan ini, Milan tetap di peringkat ketiga dengan 32 poin, terpaut tiga poin dari Roma dan tujuh poin dari Juventus di puncak klasemen sementara.
(rin/raw)











































