Di bursa transfer musim panas lalu, Bacca adalah salah satu bidikan West Ham. Akan tetapi, striker asal Kolombia itu pada akhirnya memutuskan untuk bertahan di AC Milan.
Bacca, 30 tahun, digosipkan merasa tidak bahagia di Milan dalam beberapa waktu terakhir. Gosip itu makin memanas setelah si pemain mengunjungi mantan klubnya, Sevilla, baru-baru ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
West Ham, yang sedang butuh amunisi baru di lini depan, membuka peluang menggaet Bacca saat bursa transfer musim dingin dibuka beberapa hari lagi.
"Mungkin. Kami sudah mencoba. Dia adalah salah satu target kami di musim panas. Itu tertulis di surat kabar dan itu memang benar," jawab manajer West Ham, Slaven Bilic, di Soccerway.
"Namun, kemudian kesepakatan tak tercapai karena beberapa hal dan dia memutuskan untuk bertahan di Milan. Dia masih di sana. Dia tak banyak bermain juga merupakan sebuah masalah," imbuh Bilic.
Bacca musim ini tampil pada 14 pertandingan bersama Milan dan menyumbangkan enam gol.
"Kami butuh seorang pemain dengan kondisi fisik prima. Ini adalah Premier League. Selalu ada risiko -- terlebih lagi pemain-pemain yang punya kondisi fisik bagus dan bermain setiap pekan," ujar Bilic.
"Saya tidak hanya membicarakan soal Bacca, tapi banyak pemain semacam itu," katanya.
West Ham merasa butuh penyerang baru karena Diafra Sakho mengalami cedera punggung dan akan absen hingga delapan pekan. Sementara itu, Andy Carroll kesulitan untuk mencapai puncak kebugaran, Andre Ayew belum fit betul, sedangkan Simone Zaza tak kunjung nyetel sejak dipinjam dari Juventus.
(mfi/fem)











































