Milan Bisa Tanpa Gelar

Milan Bisa Tanpa Gelar

- Sepakbola
Rabu, 20 Apr 2005 11:30 WIB
Jakarta - Kalah dari Siena menjadi tekanan yang cukup besar bagi AC Milan. Jika Allenatore Carlo Ancelotti salah strategi, peluang meraih dua gelar malah bisa hilang.Liga Italia tinggal menyisakan tujuh pertandingan lagi, dan persaingan menuju tangga juara hanya menyisakan dua klub, Milan dan Juventus.Dengan tertinggal hanya tiga poin akibat kalah 1-2 dari Siena akhir pekan lalu, Milan memang masih berpeluang besar merebut kembali posisi terdepan. Apalagi masih ada partai yang cukup menentukan yakni menjamu Juve 8 Mei mendatang.Namun kekalahan dari Siena pekan lalu mengingatkan bahwa Milan kerap kali lengah saat menghadapi tim-tim medioker. Faktanya empat kekalahan musim ini semuanya dialami dari Messina, Livorno, Bologna dan terakhir Siena.Pada giornata ke-32 hari ini (Rabu 20/4/2005) Milan kembali akan menghadapi tim "biasa-biasa" yakni Chievo. Bagi I Rossoneri, Chievo juga adalah lawan yang paling menyebalkan dalam tiga tahun terakhir. Pasalnya Milanisti yang memenuhi San Siro selalu kecewa disuguhi hasil imbang.Jika nanti malam Milan terpeleset dan Juventus menuai nilai penuh, maka beban untuk mempertahankan scudetto akan semakin berat. Ini masih ditambah dengan jadwal penting lainnya yakni semifinal Liga Champions pertengahan pekan depan melawan tim "Kuda Hitam" PSV Eindhoven yang sudah hampir pasti juara di Liga Belanda.Di antara duel melawan PSV, Milan juga masih harus melewati dua pertandingan Liga Italia yakni menghadapi Parma dan Fiorentina. Persiapan pelatih Carlo Ancelotti pun menjadi sangat penting, karena dua pertandingan tersebut hanya berselang tiga hari sebelum dan sesudah duel melawan PSV.Jadwal padat dengan lawan yang secara tradisional menyulitkan kembali harus dilalui Milan dua pekan mendatang. Sementara pesaing utamanya Juventus sudah pasti hanya fokus di liga domestik karena telah tersingkir di Liga Champions.Total enam pertandingan selama 22 hari pertama bulan Mei harus benar-benar disiasati dengan tepat oleh Ancelotti. Jika salah perhitungan, maka mempertahankan scudetto hanya tinggal impian dan tiket ke Istambul 25 Mei mendatang pun akan lepas. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads