Di Francesco diperkenalkan sebagai pelatih baru Roma pada Rabu (14/6/2017). Pria berusia 47 tahun itu menjadi pengganti Luciano Spalletti, yang sekarang melatih Inter Milan.
Di Francesco sebelumnya cukup lama melatih Sassuolo dan identik dengan formasi 4-3-3. Saat masih di Sassuolo, dia mengandalkan trio Domenico Berardi, Gregoire Defrel, dan Matteo Politano di lini depan pada musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski saya melatih tim kecil seperti Sassuolo, saya tak pernah punya sikap penurut," ujar Di Francesco yang dikutip Football Italia.
"Dengan Roma, gaya sepakbola tentunya tak akan berubah. Kami akan selalu berusaha untuk mengontrol permainan dan mungkin sedikit berubah bergantung pada lawannya. Itu bergantung pada situasi," imbuhnya.
"Kami akan memulai dengan 4-3-3, yang mana menjadi cara terbaik saya untuk mengekspresikan diri. Namun, bisa saja ada perubahan tergantung pada pertandingannya," kata Di Francesco.
Di Francesco tak akan kesulitan untuk menerapkan formasi 4-3-3 di Roma karena dia punya materi pemain yang mendukung formasi tersebut. Di lini depan, misalnya, dia bisa memainkan Edin Dzeko sebagai target man dengan Mohamed Salah dan Stephan El Shaarawy menjadi penyerang sayap. Sementara di lini tengah, dia punya banyak pemain yang cocok dengan formasi itu, seperti Kevin Strootman, Radja Nainggolan, Daniele De Rossi, dan Leandro Paredes.
(mfi/cas)