DetikSepakbola
Senin 19 Juni 2017, 17:07 WIB

Marotta Ingin Peran Agen Sepakbola Lebih Diatur

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Marotta Ingin Peran Agen Sepakbola Lebih Diatur Giuseppe Marotta ingin peran agen diatur. (Foto: Getty Images/Gabriele Maltinti)
Turin - Manajer Umum Juventus Giuseppe Marotta menilai peran agen pemain perlu diatur dengan cermat. Sebab mereka kerap menyudutkan klub-klub di bursa transfer.

Peran agen kembali disoroti menyusul polemik Gianluigi Donnarumma di AC Milan. Donnarumma, yang menolak kontrak anyar bernilai besar dari Milan, diyakini terpengaruh oleh sang agen, Mino Raiola.

Raiola sebelumnya dikabarkan mengantongi sekitar 27 juta euro, dari transfer Paul Pogba dari Juventus ke Manchester United musim panas lalu yang memecahkan rekor dunia dengan nilai 105 juta euro.

Di saat bersamaan, Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa dana sebesar 982 juta euro atau sekitar Rp 14,6 triliun dikeluarkan untuk biaya agen antara 2013 sampai 2016. Itu merupakan jumlah yang didapatkan dari transfer-transfer yang dipantau oleh Transfer Matching System (TMS).

Marotta menilai terlalu banyak biaya yang dikeluarkan untuk para agen ini. Selain itu kerap kali mereka membuat klub-klub dalam posisi lebih sulit dengan permintaan-permintaan tak logis.

"Ketika sebuah klub berhadapan dengan kompetitor lainnya, terutama oleh klub-klub besar Eropa, tidak ada pilihan lain kecuali menerima permintaan-permintaan yang bertentangan dengan logika," kata Marotta kepada Gazzetta dello Sport.

"Kita harus mengatur peran dari para profesional ini, yang jujur tapi juga sangat rakus," imbuhnya.
(raw/krs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed