Iklankan Diri di LinkedIn, Zaccardo Sudah Dapat Seribu Tawaran

Iklankan Diri di LinkedIn, Zaccardo Sudah Dapat Seribu Tawaran

Kris Fathoni W - Sepakbola
Rabu, 19 Jul 2017 17:51 WIB
Iklankan Diri di LinkedIn, Zaccardo Sudah Dapat Seribu Tawaran
Cristian Zaccardo ketika membela Carpi pada tahun 2015 (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Milan - Cristian Zaccardo mengaku sudah mendapat lebih dari seribu tawaran dari klub-klub di penjuru dunia, setelah mengiklankan dirinya di LinkedIn.

Pemain bertahan 35 tahun, yang memperkuat skuat Italia ketika menjuarai Piala Dunia 2006, itu sedang tidak punya klub setelah kali terakhir membela Vicenza. Dalam kariernya sejauh ini, Zaccardo sudah pernah memperkuat klub-klub macam Bologna, Spezia, Palermo, Wolfsburg, Parma, Milan, Carpi, dan Vicenza.

"Awalnya (iklan) itu dimaksudkan untuk sedikit bersenang-senang, tapi saya mengatakan yang sebenarnya: saya sudah menyelesaikan kontrak dengan Vicenza, saya baik-baik saja, dan siap untuk sebuah tim baru," ucap Zaccardo seperti dilansir Football Italia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya membuat pengumuman itu secara khusus untuk bursa di luar negeri. Di Italia, semua orang sudah tahu siapa saya. Saya pun sudah pernah belajar bahasa Inggris di sekolah, kemudian juga sedikit-sedikit bahasa Jerman dan Spanyol di Wolfsburg," ujarnya.

[Baca juga: Tak Punya Klub, Eks Bek Timnas Italia Ini Iklankan Diri di LinkedIn]

Iklan yang dipasang Zaccardo rupanya cukup efektif. Tawaran demi tawaran mengalir dari berbagai negara, dengan tawaran tersebut saat ini disebutnya sudah mencapai hitungan lebih dari seribu.

"Sudah ada berapa tawaran? Lebih dari seribu-an, tapi saya belum terlalu menjajaki kemungkinannya. Tawaran serius? Dari Yunani, Portugal, dan divisi kedua Spanyol, juga dari Brasil dan Argentina, bahkan sampai Australia," tuturnya.

"Saja juga mendapatkan tawaran dari tim-tim divisi atas yang menjanjikan untuk mentraktir saya minum-minum setelah setiap kemenangan!" kata Zaccardo.

Di klub barunya nanti Zaccardo juga mengungkap kesiapan bermain tanpa digaji, dengan pendapatannya didasarkan saja pada klasul-klasul bonus dan pencapaian pribadi. Itu semua karena ia ingin menambah jumlah pertandingan di Serie A.

"Satu-satunya kekurangan saya adalah kecepatan, tapi di sisi lain saya menawarkan pengalaman, pemahaman akan posisi, dan kemampuan membaca permainan," ucap Zaccardo berpromosi.

"Saya juga mau saja main dengan gratis di Serie A, (tapi) dengan bonus, yang tergantung pada target-target individu dan hasil tim yang saya bela. Sudah 381 kali saya main di Serie A dan saya ingin sampai ke angka 400," katanya.


(krs/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads