Langkah Preventif Cegah Tifosi Rusuh
Selasa, 07 Jun 2005 12:33 WIB
Jakarta - Pemerintah Italia turun tangan untuk membantu mengantisipasi kerusuhan penonton sepakbola yang makin marak di negara tersebut. Salah satu caranya adalah dengan melengkapi sistem keamanan di dalam stadion.Realisasi upaya tersebut antara lain mencantumkan nama dan nomor tempat duduk pada tiket pertandingan agar memudahkan petugas untuk melakukan identifikasi fans yang berbuat onar. Kamera pengintai juga akan dipasang di sektor-sektor tertentu untuk mengawasi suporter.Tindakan preventif tersebut sudah dijadikan hukum tertulis oleh pemerintah dan hari Senin (6/6/2005) kemarin telah disetujui dan ditandatangani Menteri Dalam Negeri Giuseppe Pisanu."Peraturan ini akan membantu memperbaiki ketertiban menonton pertandingan dan memberi ketenangan di setiap stadion," demikian pesan Pisanu seperti dikutip situs ESPN, Selasa (7/6/2005).Dalam dua tahun terakhir sepakbola Italia kerap direcoki oleh masalah ketertiban penonton. Yang terakhir terjadi adalah pelemparan mercon ke tengah lapangan oleh fans Inter, sewaktu timnya bertanding melawan AC Milan di babak perempatfinal Liga Champions bulan April lalu, di mana salah satu mercon mengenai dan mencederai kiper Milan, Dida.Sebelumnya, pada September 2004, juga di pentas Liga Champions, pertandingan AS Roma versus Dinamo Kiev di stadion Olimpico terpaksa dihentikan setelah fans tuan rumah melempar wasit Anders Frisk dengan benda keras yang menyebabkan sang wasit cedera cukup serius.Di kalangan suporter sepakbola Italia dikenal adanya kelompok "ultra" yang kerap bikin kacau, sering bentrok dengan polisi, atau bahkan mengendalikan stadion, seperti pernah terjadi tahun lalu dalam derby Roma. Ketika itu mereka meminta pertandingan dihentikan dengan cara melempar isu ada penonton yang tewas. (a2s/)











































