Nerazzurri sedang tersendat. Pasukan besutan Luciano Spalletti itu menjalani puasa kemenangan dalam delapan pertandingan, sejak mencukur Chievo 5-0 pada awal Desember 2017.
Hasil itu memastikan Inter terlempar dari persaingan gelar Scudetto, yang kini menyisakan Napoli dan juara bertahan Juventus. Namun, masih realistis bagi Mauro Icardi cs untuk lolos ke Liga Champions 2018/19.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lazio dan Roma, yang menjadi rival utama Inter dalam perebutan tempat di Liga Champions mengalami situasi tak jauh beda. Biancoceleste hanya memenangi empat pertandingan dan sudah dua kali kalah dalam 10 laga terakhir, sedangkan kemenangan 1-0 di markas Verona mengakhiri puasa kemenangan Roma dalam enam pertandingan.
Winger Inter Antonio Candreva yakin timnya masih bisa menentukan nasibnya sendiri. Seiring inkonsistensi Lazio dan Roma.
"Kami memang sedang mengalami kesulitan selama dua setengah bulan dan semua orang bisa melihatnya," kata Candreva sebagaimana dilansir Football Italia.
"Mungkin kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik melawan Udinese (Inter kalah 1-3), tapi dari sana kami kehilangan harga diri kami. Penampilan di Sassuolo juga buruk (Inter kalah 0-1)."
"Untungnya, pesaing-pesaing untuk memperebutkan satu tempat di Liga Champions juga melambat. Jadi kami masih menentukan nasib kami sendiri."
Bologna menjadi lawan Inter selanjutnya dalam pertandingan di Giuseppe Meazza, Minggu (11/2). (rin/mrp)











































