Milan Tetap Kejar Gilardino
Senin, 27 Jun 2005 00:00 WIB
Jakarta - Jangan membuat pernyataan secara sepihak. Mungkin pesan itu cocok ditujukan kepada Perdana Menteri Italia sekaligus bos AC Milan Silvio Berlusconi. Pasalnya komentarnya mengenai harga Alberto Gilardino yang terlalu mahal berbuah rumor yang bisa bersifat merugikan.Milan memang menaruh minat untuk menghadirkan penyerang AC Parma berusia 23 tahun itu ke San Siro. Namun Gialoblu mematok harga yang terlalu tinggi untuk bisa dipenuhi Milan (Gilardino dihargai 25 juta poundsterling, sedangkan Milan hanya mengalokasikan dana sekitar 18 hingga 23 juta pounds saja).Hal inilah yang membuat Berlusconi mengeluarkan pernyataan sepihak bahwa harga Gilardino terlalu mahal. Dirinya juga menegaskan bahwa ia tidak akan membelinya jika Parma tidak menurunkan harga jualnya.Komentar dari sang Presiden Milan inilah yang berbuah rumor bahwa salah satu raksasa Eropa ini menarik diri dari perburuan mendapatkan Gilardino. Namun wakil presiden tim Merah Hitam, Adriano Galliani, menyangkalnya. Ia menegaskan bahwa timnya masih tetap berusaha untuk meminang striker yang bakal menjadi harapan Italia di masa mendatang itu."Saya telah berbicara dengan Berlusconi untuk menjelaskan permasalahan yang ada. Memang benar harga Gilardino terlalu mahal, namun apa yang presiden katakan hanyalah sekedar prediksi saja," ungkap Galliani kepada Gazzetta dello Sport, Senin (27/6/2005).Ia kembali menegaskan bahwa Berlusconi tidak mengetahui sama sekali bahwa pemilik baru Parma nanti saling berlawanan paham mengenai penjualan Gilardino. Komentar Galliani ini sekaligus mengisyaratkan bahwa Milan tetap menaruh minat kepada Gilardino dan siap untuk terus berusaha untuk merekrutnya.Kabarnya sebuah perusahaan teknologi informasi asal Swiss akan mengambil alih kepemilikan Parma dan menciptakan revolusi di Ennio Tardini, antara lain dengan merekrut Zdenek Zeman sebagai pelatih dan bekas direktur sport AS Roma, Franco Baldini. (ian/)










































