Torino Terancam Gagal Ke Seri A
Senin, 04 Jul 2005 04:21 WIB
Jakarta - Torino terancam bangkrut dan gagal berlaga di Seri A musim depan. Pasalnya mereka tidak memiliki dana jaminan sebesar Rp 398 miliar.Nasib tim kota Turin ini setali tiga uang dengan Perugia. Namun mereka memang sempat berusaha memberikan surat jaminan akan membayar tepat pada waktunya. Sayangnya semua surat yang ditunjukan kepada penyelenggara Seri A ternyata dipalsukan oleh seorang agen. Praktis hal ini membuat Torino dituntut telah melakukan pemalsuan dokumen. Kasus serupa juga pernah dialami AS Roma dan Napoli beberapa tahun silam, untungnya mereka masih diberi waktu untuk menyelesaikan masalah ini.Enam hari adalah waktu bagi Torino untuk mencari bank yang mau menutup utang mereka agar peluang berlaga di Seri A tetap terbuka. Selain itu harapan untuk menjauh dari ancaman kebangkrutan bisa tercapai.Tapi bagaimana jika waktu enam hari yang diberikan penyelenggara Seri A kepada Torino untuk mencari dana sekitar Rp 398 miliar gagal dimanfaatkan? Nasib tim telah berusia 99 tahun ini bakal sama dengan Fiorentina tiga musim lalu, di mana mereka harus merangkak sebagai klub baru dari seri C1 (ada aturan baru yang menyebutkan bahwa jika ada kasus seperti ini, maka tim yang bermasalah akan diturunkan ke divisi C1, bukan C2).Sinyalamen ini merupakan kabar gembira bagi Bologna, Treviso dan Ascoli. Pasalnya mereka berkesempatan menggantikan tempat Torino jika gagal memperoleh dana sebesar yang diharapkan itu."Jika kami dipanggil untuk berlaga di Seri A maka kami akan siap dan keuangan kami akan stabil. Klub sepakbola harus dijalankan layaknya seperti bisnis dan itu artinya harus ada keseimbangan pada sudut finansial," ungkap presiden Trevisio seperti dilansir Channel4, Senin (4/7/2005).Nada serupa juga diungkapkan bos Ascoli Roberto Benigni. Dirinya menegaskan bahwa timnya akan siap atas semua keadaan yang ada dan mengikuti setiap perkembangan mengenai masalah ini. Rencananya pihak penyelenggara Seri A akan mengumumkan putusan mengenai kesempatan Torino untuk musim depan sembilan Juli nanti. Jika memang putusan tidak menguntungkan bagi Torino, maka mereka bisa mengajukan banding tiga hari kemudian. (ian/)











































