'Vieri Tidak Berkhianat'
Rabu, 06 Jul 2005 07:05 WIB
Jakarta - Keputusan mengejutkan diambil oleh mantan striker Inter Milan Christian Vieri saat dia memilih bergabung dengan rival sekota klub tersebut, AC Milan. Tapi Massimo Moratti tidak melihat itu sebagai pengkhianatan.Patron Inter tersebut mengatakan keputusan yang diambil oleh Vieri merupakan hak pribadinya. "Christian pergi ke mana ia ingin pergi dan saya jelas tidak bisa mencegahnya. Saya tidak merasa dikhianati dan saya bisa menjamin pada para fans bahwa saya tak takut menghadapi Andriy Shevchenko dan Vieri," ujar Moratti seperti dikutip Channel4, Rabu (6/7/2005). Inter dan Vieri memutuskan mengakhiri kerjasama yang telah terjalin selama enam tahun pada 1 Juli lalu. Sejak menjadi free agent, beberapa klub besar kabarnya tertarik meminangnya. Tapi tanpa diduga-duga Vieri justru memilih Milan. Vieri sendiri bukanlah pemain pertama yang meninggalkan Inter dan menyeberang ke Milan. Andrea Pirlo dan Clarence Seedorf adalah dua contoh nyata betapa kegagalan di Inter dapat diubah menjadi keberhasilan di Milan. "Begitu klub memutuskan buat menyudahi kontraknya secara mutual, Vieri bebas menentukan pilihannya," tukas Presiden Inter Giacinto Facchetti."Bahwa ia memilih bergabung dengan Milan bukanlah urusan kami. Ia (Vieri) masih memiliki kans bermain di Piala Dunia 2006 dan membutuhkan skuad yang dapat membantunya untuk mewujudkan itu. Saya bisa bayangkan yang dipikirkan fans Inter, tapi perhatian kami adalah untuk menolong Inter agar menang," tandas Facchetti. Sejauh ini Vieri belum melontarkan pernyataan resmi mengenai kepindahannya selain, "Saya sangat bahagia atas kepindahan ini." Namun fans Nerazzurri dilaporkan cukup tenang menyikapi bergabungnya Vieri ke Milan. (mel/)











































