Gilardino Pakai Nomor 11
Rabu, 20 Jul 2005 10:45 WIB
Jakarta - Alberto Gilardino akhirnya resmi diperkenalkan sebagai rekrutan baru AC Milan. Di Milan Gilardino akan mengenakan kostum nomor 11 yang musim lalu dipakai Hernan Crespo. "Saya akan mengenakan nomor 11 yang pernah dikenakan Crespo. Ini adalah kehormatan buat saya dan saya berharap bisa membayar kepercayaan ini dengan mencetak banyak gol," tukas pesepakbola yang akrab dipanggil Gila ini seperti dilansir Channel4, Rabu (20/7/2005). Penandatanganan kontrak lima tahun yang dilakukan hari Senin (18/7/2005) lalu mengakhiri negosiasi panjang di antara Milan dan Parma. Ia akhirnya dilepas dari Ennio Tardini dengan harga 25 juta poundsterling. "Saya kesulitan tidur selama malam yang emosional ini. Kepindahan itu sebetulnya sedikit tak terduga karena segalanya terjadi begitu cepat. Saya tidak mengharapkan ada banyak fans di sana tapi itu adalah kontrak yang bagus. Sekarang yang saya inginkan adalah bermain baik," tukas pesepakbola 23 tahun ini. Masuknya Gila ke San Siro membawa korban pada diri Jon Dahl Tomasson. Striker internasional Denmark itu dijual Milan ke VfB Stuttgart. Namun skuad besutan Carlo Ancelotti itu masih memiliki tiga penyerang handal lain, yakni Andriy Shevchenko, Filipo Inzaghi, dan Christian Vieri. Siapkah Gila menyongsong persaingan interen? "Ada banyak pemain hebat di sini dan mereka akan menghadirkan kompetisi yang ketat. Tetapi itu adalah sesuatu yang normal buat klub seperti ini. Kini saya termasuk dalam daftar yang bisa dipilih pelatih dan akan bekerja sekeras" imbuhnya.Tekad Gila sudah tentu menyenangkan Ancelotti. Belum bermain saja, dia sudah mendapatkan pujian. "Gila diinginkan oleh banyak klub. Dia muda dan antusias. Dia akan membuat kami lebih hebat lagi," tandas Ancelotti.Karir profesional Gilardino dimulai sejak membela Piacenza di musim 1999/2000. Dalam usia 17 tahun ia dimainkan 17 kali dengan hasil tiga gol. Namun klubnya terdegradasi ke Seri B.Pada September 1999 Hellas Verona menggaet Gila dan membuatnya urung berlaga di Seri B. Diturunkan dalam 22 pertandingan, ia kembali mencetak tiga gol. Verona pun terlempar dari Seri A, dan di musim berikutnya produktivitas Gila menurun karena hanya punya dua gol dalam 17 partai.Di musim 2002/2003 Parma merekrutnya. Cuma meraup empat gol di musim pertamanya di Ennio Tardini, selanjutnya Gila mulai mempertontonkan ketajamannya. Dalam dua musim terakhir berturut-turut ia menjadi topskor Gialloblu dengan 23 gol.Pria dengan tinggi badan 184 cm ini mulai mengisi tempat reguler di timnas senior Italia sejak ditukangi Marcelo Lippi usai Piala Eropa tahun lalu. Sebelumnya ia andalan skuad Azzurrini (U-21) dan nyaris masuk tim Euro 2004. (mel/)











































