Takut Teror, Inter Batal ke Inggris
Minggu, 24 Jul 2005 01:25 WIB
Jakarta - Petinggi Inter Milan menelan omongannya sendiri bahwa skuad Nerazzurri akan tetap melawat ke Inggris meskipun teror bom baru melanda London. Nyatanya mereka memutuskan membatalkannya.Dengan alasan keamanan, seperti dirilis situs resmi Inter, Sabtu (23/7/2005), klub besutan Roberto Mancini itu tidak jadi berangkat ke Inggris minggu depan untuk menggelar pertandingan ujicoba melawan Portsmouth, Leicester City, Norwich, dan Crytal Palace. Keputusan tersebut jelas dilatarbelakangi dua insiden bom yang terjadi di London bulan ini. Pada 7 Juli serangan teroris itu menewaskan sedikitnya 52 warga, sedangkan yang kedua, hari Kamis (21/7/2005), dampaknya lebih kecil.Pembatalan tersebut diputuskan Inter hanya sehari setelah Mancini dan pemilik klub Massimo Moratti menegaskan bahwa mereka tetap pada rencana semula meskipun beberapa pemain mengakui agak ngeri untuk mengunjungi Inggris. Tak pelak keputusan tersebut mengundang sindiran dari walikota London, Ken Livingstone. Menurutnya, pembatalan karena faktor keamanan justru menguntungkan para pelaku teror."Teroris-teroris itu saya yakin akan merayakan keputusan mereka itu. Kita semestinya tidak boleh membiarkan teroris mengubah cara kita hidup, atau mereka kian dekat mencapai tujuannya," tutur Livingstone dikutip Sky.Dicoretnya Inggris dari agenda tur pra-musim Inter membuat klub tersebut membuat alternatif lain. Javier Zanetti mungkin akan bertanding dengan klub Spanyol Real Mallorca yang saat ini ditangani eks pelatih Inter, Hector Cuper.Setelah meladeni Mallorca mereka akan menghadapi Red Star Belgrade. Klub Serbia-Montenegro itu baru saja ditukangi Walter Zenga, eks kiper internasional Italia yang juga alumnus Inter saat meraih titel scudetto terakhirnya di tahun 1989. Inter juga akan melawan klub lokal Treviso. (a2s/)











































