Penyerang Argentina itu mencatatkan namanya di papan skor kalah Milan bermain imbang 1-1 melawan Cagliari, Minggu (16/9/2018) kemarin. Golnya itu memastikan Rossoneri pulang tidak dengan tangan hampa.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΨͺΨΉΨ§Ψ―Ω Ω ΩΩΨ§Ω Ψ§ΩΨ¨ΩΨ¨ΩΨͺΨ§ ΩΩΨΊΩΨ§ΩΩ HD pic.twitter.com/FQwXN82Ikn
β TVACM (@TVACM) September 16, 2018
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cagliari rupanya menjadi berkah tersendiri buat Higuain. Sebab, ia selalu mampu menjebol gawang klub tersebut dalam tujuh pertandingan sebelumnya, dan timnya pun selalu dibawa menang.
Higuain mencatatkan namanya sebagai salah satu penyerang terproduktif di Italia dalam lima musim terakhir. Total ia mengoleksi 111 gol (hanya di liga) saat tiga tahun berkostum Napoli dan dua musim bersama Bianconeri.
Puncak ketajaman pemain berusia 30 tahun tu terjadi pada musim 2015/2016 kala menjadi top skorer kompetisi dengan 36 gol.
Dilepas Real Madrid di musim panas 2013, Higuain mencetak gol pertamanya untuk Napoli di laga kedua. Adapun untuk Juventus, ia langsung menciptanya di pekan pertama (musim 2016/2017).
Higuain dipinjamkan Juve ke Milan karena kelebihan penyerang, menyusul kedatangan Ronaldo dari Madrid. Dan sama seperti Higuain, Ronaldo pun membutuhkan tiga pertandingan untuk membuka kran golnya untuk tim barunya.
Pecah Telur! Akhirnya Ronaldo Cetak Gol, Simak Videonya:
(a2s/mrp)











































