Sheva Ingin Cetak Gol Lebih Sedikit

Sheva Ingin Cetak Gol Lebih Sedikit

- Sepakbola
Selasa, 16 Agu 2005 10:23 WIB
Jakarta - Menjelang bergulirnya Liga Seri A Italia 28 Agustus nanti, Andriy Shevchenko mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Striker AC Milan ini berharap bisa mencetak gol lebih sedikit dibanding musim lalu. Kok?Sudah menjadi rahasia umum jika Sheva (panggilan akrab Shevchenko) adalah salah satu striker maut di dunia saat ini. Catatan prestasinya selama beberapa musim bersama AC Milan adalah buktinya (dua kali menjadi capocanonieri pada musim 99/00 dan 03/04). Tidak hanya itu saja anugerah Pesepakbola Terbaik Eropa tahun lalu juga disematkan pada penyerang berkebangsaan Ukraina ini sebagai bentuk pengakuan sepakbola Eropa terhadap kualitasnya sebagai pemain.Namun yang menjadi pertanyaan, mengapa Sheva harus memberikan pernyataan seperti ini? Apakah ia memiliki masalah dengan klubnya saat ini sehingga enggan untuk mencetak gol?Bukan, semua ini tidak terlepas dari masuknya dua penyerang baru Christian Vieri dan Alberto Gilardino dan sedikit digesernya Sheva sebagai second striker oleh pelatih Carlo Ancelotti. Namun pemain berusia 27 tahun tersebut tetap nyaman dengan posisi barunya itu."Saya melihat akan sedikit gol tercipta di masa depanku nanti tapi saya akan menikmatinya. Saya sekarang bermain lebih ke tengah tapi saya senang dengan posisi itu. Yang penting bagi saya adalah memenangkan pertandingan, tidak hanya mencetak gol," ungkap Sheva seperti dilansir Channel4, Selasa (16/8/2005).Ia melanjutkan: "Bobo dan Gilardino tipe permainannya sama dengan saya. Mereka adalah dua striker berkharakteristik target man yang membuat saya lebih berkesempatan bermain sebagai penyerang lubang di belakang mereka."Top skorer musim 99/00 dan 03/04 ini menambahkan bahwa secara keseluruhan ia siap untuk membantu timnya memburu gelar scudetto musim ini. Ia juga menegaskan bahwa tahun kemarin dimana mereka gagal meraih satu tropipun sudah dilupakan."Kami memiliki obyektif setiap tahunnya dan kekalahan di Istanbul Turki (kalah adu penalti dari Liverpool di final Liga Champions) sudah menjadi sejarah," tegasnya. (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads