Rasisme Di Pekan Pertama Seri A
Senin, 29 Agu 2005 13:03 WIB
Jakarta - Di pekan pertama kompetisi Seri A wajah sepakbola Italia sudah tercoreng. Perlakuan rasis dialami seorang pemain Messina saat timnya bertandang ke markas Lazio, Minggu (28/8/2005) malam WIB.Adalah pemain belakang asal Pantai Gading, Kpolo Zoro, yang menjadi korban penghinaan berbau rasis. Dalam pertandingan yang berakhir 1-0 untuk tuan rumah itu Zoro terus disoraki sebagian tifosi Lazio hampir di sepanjang pertandingan.Teriakan dan ejekan yang dikeluarkan pendukung Lazio itu telah membuat Zoro terpancing emosinya. Pemain bernama lengkap Kpolo Marco Andre Zoro itu bahkan harus dibantu rekannya saat meninggalkan lapangan pertandingan."Saya harus mendorongnya ke ruang ganti karena ia sangat kaget dan tidak dapat bereaksi terhadap perlakuan yang telah menyinggung perasaannya," ujar Salvatore Aronica rekan satu tim Zoro di Messina.Menghadapi peristiwa ini Presiden Lazio Claudio Lotito langsung menyampaikan permintaan maafnya kepada Zoro. Ia bahkan secara khusus mendatangi Zoro ke ruang ganti pemain untuk meminta maaf atas kejadian tersebut.Kasus rasisme bukan lagi barang baru bagi sepak bola Italia khususnya Lazio. Klub asal ibukota Italia itu telah beberapa kali mendapat sanksi dari FIGC bahkan UEFA akibat prilaku rasisme yang ditunjukkan pendukung mereka.Lazio memang memiliki kelompok pendukung garis keras yang terkumpul dalam Ultras. Beberapa keributan dan aksi rasisme ditenggarai sering berasal dari tribun di mana kelompok ini berada. (a2s/)











































