sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 28 Des 2018 00:22 WIB

Buntut Pelecehan Rasial, Inter Dihukum Dua Laga Tanpa Penonton

Putra Rusdi Kurniawan - detikSport
Kalidou Koulibaly jadi sasaran pelecehan rasial di Giuseppe Meazza. (Foto: Alberto Lingria/Reuters) Kalidou Koulibaly jadi sasaran pelecehan rasial di Giuseppe Meazza. (Foto: Alberto Lingria/Reuters)
Jakarta - Inter Milan disanksi dua laga kandang tanpa penonton di kompetisi domestik. Ini akibat aksi pelecehan rasial yang dilakukan suporternya di laga lawan Napoli.

Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menjatuhkan sanksi tersebut lewat Komite Disiplinnya. Sanksi tersebut diberikan akibat pelecehan rasial yang dilakukan fans mereka kepada pemain Napoli, Kalidou Koulibaly.




Selain itu, FIGC juga menghukum Curva Nord ditutup untuk satu laga ekstra. Curva Nord atau tribune utara merupakan tempat ultras Inter berada, di mana pada insiden kemarin banyak nyanyian melecehkan datang dari sini.

Pelecehan rasial fans Inter Milan kepada Kalidou Koulibaly terjadi saat La Beneamata menang 1-0 atas Napoli, pada laga Boxing Day di Giuseppe Meazza, Kamis (27/12/2018) dinihari WIB. Pemain asal Senegal ini mendapat sorakan seperti suara monyet sepanjang laga.




Koulibaly sendiri tak merampungkan laga di Stadion Guiseppe Meazza. Ia mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-80 usai bertepuk tangan ke arah wasit Paolo Mazzoleni.

Hukuman yang dijatuhkan kepada Nerrazurri bakal membuat Stadion Guiseppe Meazza sepi tanpa penonton saat laga kontra Benevento (14/1/2019) di ajang Coppa Italia, serta di laga Serie A menghadapi Sassuolo (20/1/2019). Sementara curva nord bakal kosong hingga laga Inter Milan vs Bologna Bologna (4/2/2019).


(raw/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com