sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 18 Feb 2019 14:38 WIB

Ketika Nainggolan Membobol Mulyadi di Milan

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Radja Nainggolan membobol gawang Sampdoria yang dikawal Emil Audero (Emilio Andreoli/Getty Images) Radja Nainggolan membobol gawang Sampdoria yang dikawal Emil Audero (Emilio Andreoli/Getty Images)
Milan - Radja Nainggolan jadi pahlawan kemenangan Inter Milan atas Sampdoria. Nainggolan membobol gawang sesama pemain keturunan Indonesia, Emiliano Audero Mulyadi.

Nainggolan jadi starter lagi di lini tengah Inter saat menjamu Sampdoria di Giuseppe Meazza, Senin (18/2/2019) dini hari WIB. Sementara, Mulyadi mengawal Sampdoria di bawah mistar.

Performa keduanya pun terbilang oke jika melihat statistik Whoscored. Dipasang sebagai pemain nomor 10, Nainggolan membuat tiga attempts, satu kali usaha dribel, dan satu tekel. Dia dianggap mampu membuat lini tengah Inter lebih hidup dan bergairah.




Nainggolan pun bisa tersenyum lagi karena belakangan tengah dikritik habis oleh fans Inter karena performanya naik-turun. Tapi, diet ketat yang dijalani dan juga mengurangi kebiasaan merokok membuat Nainggolan muncul lagi.


[Gambas:Youtube]



Satu gol penentu tiga poin Inter dibuat Nainggolan pada menit ke-78 ketika sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti tak bisa diadang Mulyadi yang hanya terpaku melihat gawangnya bobol.

"Saya memang punya banyak masalan di masa lampau, tapi saya hanya fokus untuk sepakbola dan memberikan yang terbaik untuk tim. Kami memang cuma menang tipis, tapi kemenangan ini tetap penting," ujar Nainggolan sepert dikutip Football-Italia.
Mulyadi sendiri tampil oke dengan membuat empat penyelamatan selama 90 menit dan makin membuktikan kualitasnya bersama Sampdoria. Pasalnya, Mulyadi baru musim ini bermain di Serie A setelah dipinjamkan oleh Juventus.

Ketika Nainggolan Membobol MulyadiFoto: Gabriele Maltinti/Getty Images


Kiper yang ayahnya orang asli Mataram, Nusa Tenggara Barat itu, jadi pilihan utama Il Samp dengan 22 penampilan sepanjang musim ini. Baru berusia 22 tahun, Mulyadi punya masa depan cerah di Juventus andaikan dia mampu menaikkan performanya di Sampdoria.

Indonesia memang cuma negara dunia ketiga di kancah sepakbola dunia. Tapi, setidaknya kehadiran dua pemain berdarah Indonesia di kompetisi seelit Serie A bisa membuat bangga masyarakat di Tanah Air.


(mrp/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed