sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 21 Apr 2019 04:31 WIB

Juventus Melawan Kemarahannya Demi Scudetto

Randy Prasatya - detikSport
Leonardo Bonucci menjadi kapten Juventus saat menjamu Fiorentina. (Foto: Giampiero Sposito/Getty Images) Leonardo Bonucci menjadi kapten Juventus saat menjamu Fiorentina. (Foto: Giampiero Sposito/Getty Images)
Turin - Juventus meninggalkan kemarahannya akibat kegagalan di Liga Champions. Bianconeri menguatkan tekad untuk mengunci scudetto secepat mungkin.

Juventus menjadi kampiun Liga Italia 2018/2019 usai mengalahkan Fiorentina di Allianz Stadium, Sabtu (20/4/2019) malam WIB. Jumlah 87 poin milik Juve sudah dipastikan tidak bisa disusul Napoli meski masih ada lima pekan lagi.

Scudetto ini didapat selang beberapa hari gagal di Liga Champions. Itu adalah trofi yang sudah lama diidam-idamkan Juve. Si Nyonya Tua terakhir meraih Liga Champions pada musim 1995/1996.


"Kami sangat ingin merayakannya hari ini dan kami meninggalkan semua kemarahan dalam diri ke luar lapangan. Scudetto ini unik, saya merasa emosional," kata bek Juventus, Leonardo Bonucci, yang dikutip dari situs resmi Juve.

"Ini merupakan tahun yang sulit dan kami akan menjadi lebih baik lagi, bersama klub yang hebat ini dan tim yang hebat ini. Sekarang, bagaimanapun, kami harus menikmati kemenangan ini," tegasnya.

Ini menjadi scudetto kedelapan Juventus secara beruntun sejak 2011/2012. Untuk Allegri, ini menjadi scudetto kelima secara beruntun di Juve sejak gabung pada 2014/2015.

(ran/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com