sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 17 Jun 2019 22:43 WIB

Mundur dari Jabatan Direktur Roma, Francesco Totti Serang Pemilik Klub

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Francesco Totti mundur dari jabatan direktur Roma. (Foto: Boris Streubel/Getty Images for Laureus) Francesco Totti mundur dari jabatan direktur Roma. (Foto: Boris Streubel/Getty Images for Laureus)
Jakarta - Francesco Totti mengumumkan mundur dari jabatannya sebagai direktur AS Roma. Dalam pernyataannya, dia mengkritik keras sang pemilik klub, James Pallotta.

Totti menjadi direktur Roma sejak Juli 2017 silam, tak lama setelah pensiun dari lapangan hijau. Roma sudah menjadi klub satu-satunya untuknya sejauh ini dan pengunduran diri ini menandai putusnya ikatan profesional pria 42 tahun itu dengan klub sepenuhnya.

"Saya mengirim email untuk mengungkapkan sesuatu yang terasa tak terbayangkan sebelumnya. Saya menuliskan surat pengunduran diri. Saya dulu berharap ini tidak perlu terjadi, tapi hari yang ditakdirkan telah tiba, yang buat saya sangat buruk dan menyakitkan," ungkap Totti dalam pernyataannya, seperti dilansir Football Italia.




"Mempertimbangkan kondisinya, sudah benar buat saya membuat keputusan keras ini, terutama karena saya tak pernah punya kans untuk bekerja di area teknis dengan Roma. Saya membuat keputusan ini setelah beberapa bulan, tapi ini tampaknya tepat."

"Ini adalah klub untuk dicintai dan didukung. Tidak boleh ada kubu pro-Totti, pro-Palotta, atau pro-Baldini. Hanya ada fans Roma. Seperti yang saya bilang, presiden, pelatih, pemain lewat semua, tapi bendera tim tidak. Saya sudah berpikir lama dan keras. Mari bilang saya ini bukan salah saya. Saya tak tahu apa lagi yang harus diungkapkan ke kalian," imbuhnya.

Totti dalam konferensi persnya menyebut Palotta dikelilingi orang-orang yang salah dan hanya mendengarkan mereka. Salah satunya adalah mantan direktur klub yang kini jadi konsultan mereka, Franco Baldini.




Pemain berjuluk Er Pupone ini juga menuding mereka ingin menyingkirkan para pemain asli Roma, termasuk Daniele De Rossi. De Rossi dilepas setelah kontraknya diputuskan tak diperpanjang.

"Ini bukan salah saya karena saya tak pernah punya kesempatan untuk mengekspspresikan diri. Saya tak pernah terlibat dalam proyek teknis yang sesungguhnya. Di tahun pertama, itu bisa terjadi. Di tahun kedua, saya menyadari apa yang saya inginkan dan kami tak pernah sejalan, tak pernah membantu satu sama lain," sambung Totti.

"Mereka tahu niat-niat dan apa yang saya inginkan, untuk memberikan begitu banyak hal kepada klub dan tim ini. Tapi mereka tak pernah ingin saya melakukan itu, sejujurnya. Mereka menepikan saya dari setiap keputusan. Semua orang tahu mereka membuat saya berhenti bermain."




"Mereka ingin saya berhenti bermain. Saya langsung punya kontrak enam tahun sebagai direktur. Saya memulai dengan diam-diam, menyadari ini adalah lingkungan yang sangat berbeda dengan lapangan. Banyak janji yang dibuat dan tak pernah ditepati."

"Mereka tahu kok apa yang saya inginkan. Wajarnya, seiring waktu berjalan Anda menilai, mengevaluasi, karena saya juga punya karakter dan tak cuma duduk di sana melakukan apa yang mereka selalu perintahkan. Saya melakukannya untuk Roma. Tapi seiring waktu berjalan, saya merasa tidaklah adil menempatkan diri di posisi di antara orang-orang yang tak pernah menginginkan saya," ujarnya. (raw/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com