Rekor Juve Dibayar Mahal
Senin, 24 Okt 2005 12:52 WIB
Jakarta - Juventus berhasil menyamai rekornya meraih delapan kemenangan beruntun usai menekuk Lecce 3-0 di stadion Via del Mare, Minggu (23/10/2005). Namun sukses ini harus dibayar mahal karena Bianconerri terancam kehilangan kipernya Christian Abbiati.Meski kemenangannya di Liga Champions dihentikan Bayern Munich pertangahan pekan lalu, namun Juventus mampu mempertahankan keperkasaannya di liga domestik. Delapan kemenangan berturut-turut yang diraih Juve awal musim ini, menyamai rekor yang dibuatnya sendiri di era 1930an dan tahun 1985-86 yang berujung sebagai juara Seri A."Saya senang bisa menyamai rekor delapan kemenangan beruntun, tetapi target kami adalah hasil akhir. Di awal pertandingan kami bermain kurang bagus, tetapi di babak kedua perlahan-lahan kami bangkit dan memastikan kemenangan. Lecce bahkan hanya sekali membahayakan kami ketika kami sudah unggul dua gol," ujar pelatih Fabio Capello usai pertandingan, seperti dilansir Channel4, Senin (24/10/2004).Meski demikian Juventus harus membayar mahal hasil ini, karena kiper Abbiati mengalami cedera dan terancam absen di beberapa pertandingan. Hal ini cukup merugikan Juve karena sebelumnya sudah kehilangan kiper utamanya Gianluigi Buffon. Beruntung kiper cadangannya Antonio Chimenti sudah pulih, sehingga bisa menggantikan Abbiati.Cederanya Abbiati belum dipastikan sampai berapa lama. Namun ini akan menjadi perhatian utama Juventus karena pertahanannya kini sangat terancam dengan cederanya Buffon ditambah Lilian Thuram, Jonathan Zebina dan Patrick Vieira.Sumber foto: (blg.it) (lom/)











































