Rumah Seedorf Disatroni Maling
Selasa, 15 Nov 2005 22:55 WIB
Jakarta - Clarence Seedorf baru saja mendapat musibah. Empat orang perampok bertopeng bersenjata pisau menyantroni rumahnya, dan membawa kabur sejumlah benda berharga senilai Rp 1,2 miliar. Dituturkan Seedorf pada ANSA, Selasa (15/11/2005), keempat perampok tersebut masuk ke rumah justru saat ia bersama istri dan ketiga anaknya sedang berada di rumah yang terletak di pinggiran kota Milan. Meskipun harus merelakan sejumlah perhiasan senilai 110 ribu Euro (Rp 1,2 miliar) dan beberapa benda berharga melayang, gelandang AC Milan itu tetap bersukur karena tidak ada anggota keluarganya yang dicederai. "Saat kejadian itu berlangsung saya benar-benar merasa tidak berdaya. Pada menititu yang saya pikirkan hanyalah keluarga. Untung bayi kami sedang tidur dan tidak melihat peristiwa itu," cerita Seedorf. Setelah mengambil pisau dari dapur, keempat perampok yang diidentifikasikan Seedorf berlogat Eropa timur itu kemudian menodongnya dan memaksa membuka brangkas. Mereka pun lantas pergi setelah mendapat apa yang diinginkan. "Mereka tidak tahu itu adalah rumah saya, mungkin karena kami baru saja pindah ke sana beberapa bulan lalu. Tapi kemudian mereka mengenali saya, mungkin karenaitulah mereka tidak melukai kami," terang pemain kelahiran Suriname 29 tahun lalu itu. Tindak perampokan di beberapa pemukiman elit di Italia dalam setahun terakhirmemang tergolong sering terjadi. Awal tahun ini kepolisian Italia berhasilmeringkus gerombolan perampok yang ditenggarai menjadi dalang beberapa kasus serupa di beberapa kota di utara Italia.(Sumber foto: Blick) (mel/)











































