Serie A Melawan Rasisme dengan Wajah-wajah Monyet

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 17 Des 2019 03:22 WIB
Foto: Alessandro Sabattini/Getty Images
Milan - Serie A meluncurkan kampanye terbarunya untuk memerangi rasisme. Sebuah poster bergambar wajah monyet menjadi mediumnya.

Dilansir Mirror, Serie A mengampanyekan antirasisme, yang marak sepanjang musim 2019/2020. sebuah poster dengan pesan tersirat dibuat seorang seniman khusus.

Adalah seniman Simone Fugazzotto yang membuat poster antirasisme tersebut. Ia menggambar tiga wajah kera dengan tambahan corak bola di tengahnya.

"Dengan trio lukisan ini, saya mencoba menunjukkan bahwa kita semua adalah makhluk yang kompleks dan menarik, yang bisa sedih atau bahagia, Katolik, Muslim atau Buddha. Tetapi pada akhirnya, apa yang menentukan siapa kita bukanlah warna kulit kita," kata Fugazzoto.

"Saya hanya melukis monyet sebagai metafora bagi manusia. Kami mengubah konsep kembali pada rasis, karena kita semua pada dasarnya adalah monyet. Jadi saya melukis monyet Barat, monyet Asia dan monyet hitam," jelasnya.

Namun, poster itu justru menuai kecaman. Banyak yang menyayangkan kenapa desain posternya seperti itu.

"Eksekusi yang mengerikan dari sebuah pesan penting," tulis salah satu netizen di Twitter.

"Ini tidak menyenangkan, sangat memalukan," imbuh pengguna lain.

Serangan rasis di sepakbola banyak yang menggunakan monyet sebagai bahan ejekannya. Dari mulai suara-suara monyet, hingga melempari pisang kepada pemain--menganggapnya seperti monyet-- pernah dialami pesepakbola.

Di Liga Italia sendiri, beberapa pemain top sudah terkena rasis musim ini. Dari striker Inter Milan Romelu Lukaku, penyerang Brescie Mario Balotelli, hingga bek AS Roma Chris Smalling.

Serie A Melawan Rasisme dengan Wajah-wajah Monyet


Simak Video "Sambangi Markas Sampdoria, Juve Menang 2-0"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/pur)