sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 14 Feb 2020 07:11 WIB

Milan Gagal Kalahkan Juventus, Pioli Soroti Keputusan Wasit

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MILAN, ITALY - FEBRUARY 13:  Cristiano Ronaldo of Juventus performs an overhead kick during the Coppa Italia Semi Final match between AC Milan and Juventus at Stadio Giuseppe Meazza on February 13, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images) Tendangan salto Cristiano Ronaldo yang berujung penalti untuk Juventus. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Jakarta -

Kemenangan AC Milan di depan mata buyar ketika Juventus membalas di menit-menit akhir lewat penalti. Penalti ini disoroti oleh pelatih Milan, Stefano Pioli.

Laga Milan vs Juventus di San Siro, Jumat (14/2/2020) dini hari WIB pada leg I semifinal Coppa Italia berakhir imbang 1-1. Unggul lebih dulu berkat Ante Rebic di menit ke-61, Rossoneri gagal menang usai Cristiano Ronaldo mencetak gol dari titik penalti di menit ke-90.

Tuan rumah tampil disiplin dan sigap melihat celah di pertandingan kali ini, menembakkan 21 percobaan dengan 11 di antaranya on target seperti dicatat whoscored. Juventus, yang mencatatkan penguasaan bola sebesar 62%, malah cuma punya 14 tembakan dengan empat yang mengarah ke gawang.

"Saya bilang ke para pemain untuk meninggalkan lapangan tanpa penyesalan. Saya bisa bilang, mereka bakal tak merasakan penyesalan. Saya sangat bangga dengan penampilan mereka, begitu juga para fan Milan," ungkap Pioli kepada Rai Sport usai laga.

"Kami sejak awal menginginkan kemenangan, kami ada di posisi kuat untuk mewujudkannya. Tapi ini baru leg pertama dan kami akan mencoba tampil lebih baik di leg kedua," imbuhnya sebagaimana dilansir Football Italia.

Situasi menjadi rumit buat Milan selepas Theo Hernandez dikartu merah pada menit ke-71. Sudah harus bermain dengan 10 orang, Diavolo Rosso harus dihukum penalti pula di menit ke-89.

Penalti diberikan kepada Juventus karena bola hasil tendangan salto Ronaldo mengenai tangan Davide Calabria. Keputusan ini memicu perdebatan karena Calabria dinilai tidak melihat arah datangnya bola akibat membelakangi Ronaldo.

Lebih dari itu, Pioli melihat adanya pelanggaran terhadap Zlatan Ibrahimovic sebelum insiden.

"Saya pertama-tama dan yang paling utama marah karena ada pelanggaran terhadap Ibrahimovic sebelumya. Plus, saya ingat para wasit diperlihatkan cuplikan penalti di laga Cagliari-Brescia pada awal musim dan bilang merupakan kesalahan menghadiahkannya, karena pemain tak bisa melihat bola yang datang," sambung Pioli.

"Oleh karena itu saya tak melihat sesuatu yang berbeda dengan situasi ini, karena Calabria tak bisa melihatnya. Alberti Cerri (Pemain Cagliari yang kini dipinjamkan ke SPAL), dalam situasi kala itu, melompat dan tidak bisa merapatkan tangannya, Anda kan harus memakai tangan ketika melompat."

"Dia tak punya waktu untuk merapatkan tangannya ke posisi awal. Saya cuma berharap kita bisa mendapatkan ide lebih jelas atas apa saja yang merupakan penalti dan yang tidak. Anda bisa berpendapat itu tembakan yang on target, tapi saya tak terlalu yakin percobaan Ronaldo saat itu mengarah ke gawang," kata pelatih 54 tahun ini.



Simak Video "AC Milan Perpanjang Kontrak Stefano Pioli"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com