sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 29 Mar 2020 08:03 WIB

Godin Soroti Lambatnya Serie A Bertindak di Tengah Pandemi Corona

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Borussia Dortmund v Inter: Group F - UEFA Champions League
DORTMUND, GERMANY - NOVEMBER 05: Diego Godin of Inter Milan controls the ball during the UEFA Champions League group F match between Borussia Dortmund and Inter at Signal Iduna Park on November 05, 2019 in Dortmund, Germany. (Photo by Alex Grimm/Getty Images) Diego Godin menuding Serie A lambat antisipasi ancaman virus corona. (Foto: Alex Grimm/Getty Images)
Jakarta -

Diego Godin melempar kritik ke otoritas sepakbola Italia. Bek Inter Milan itu menilai langkah-langkah antisipasi terhadap virus corona begitu lambat.

Sepakbola Italia termasuk Serie A baru dihentikan secara penuh per 9 Maret. Penetapan itu bertepatan dengan protokol lockdown yang diberlakukan pemerintah.

Beberapa pertandingan terakhir digelar secara tertutup sebelum ditangguhkan, tapi bukan berarti tak ada risiko penyebaran. Laga Inter Milan vs Juventus misalnya, berisiko membantu penyebaran virus.

Sebab diketahui belakangan bahwa bek Juventus Daniele Rugani positif terinfeksi virus yang juga dikenal dengan nama Covid-19 tersebut. Godin melihat Serie A terlalu gegabah mengantisipasi ancaman yang muncul.

"Kami terekspos sampai momen-momen terakhir. Mereka memilih untuk terus melanjutkan kompetisi, untuk melihat apakah kami bisa terus bermain, sampai situasi tak bisa dipertahankan dan sistem kesehatan kolaps," ungkap pemain asal Uruguay itu.

"Kami terus bermain selama beberapa pekan, kami terus berlatih, dan bertanding secara tertutup sampai Rugani dinyatakan positif oleh tes. Baru sampai titik itulah kompetisi berhenti."

"Pastinya ada pemain-pemain lain di laga itu yang bakal berpotensi terinfeksi juga. Jadi demi menghindari risiko apapun, mereka menempatkan kami semua ke dalam karantina," imbuhnya kepada ESPN, seperti dikutip Football Italia.

Italia kemudian menjadi salah satu negara terparah dalam pandemi corona. Lebih dari 92 ribu orang terinfeksi, di mana korban jiwa tembus angka 10 ribu.



Simak Video "Juventus Atau Inter Milan Jadi Tujuan 'New Andrea Pirlo'"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com