sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 26 Mei 2020 22:05 WIB

'Ibrahimovic Bisa Sembuh dan Kembali Seperti Sedia Kala'

Bayu Baskoro - detikSport
Zlatan Ibrahimovic trains in Carnago, near Milan, Italy, Saturday, Jan. 3, 2020.  The 38-year-old striker signed a deal with AC Milan until the end of the season with an option to extend for another year. (Spada/LaPresse via AP) Zlatan Ibrahimovic dibekap cedera saat latihan tim AC Milan awal pekan ini. (Foto: Spada/LaPresse via AP)
Milan -

Karier Zlatan Ibrahimovic terancam berakhir usai dibekap cedera baru-baru ini. Seorang profesor di Italia justru punya pendapat berbeda terkait hal itu.

Ibrahimovic mengalami masalah pada betisnya saat mengikuti sesi latihan bersama AC Milan pada Senin (25/5/2020). Penyerang 38 tahun itu baru akan menjalani tes satu hari setelahnya, atau Selasa (26/5).

Beberapa laporan media di Italia menyebut jika Ibrahimovic telah merusak tendon Achilles di kakinya. Kondisi tersebut bisa memaksa mantan pemain Barcelona itu mengakhiri karier sepakbolanya.

Spekulasi itu langsung dibantah Pier Paolo Mariani, seorang profesor Italia yang telah banyak menangani cedera di dunia sepakbola. Menurutnya, Ibrahimovic masih bisa sembuh dan kembali menendang si kulit bundar seperti sedia kala.

Dalam pandangan Mariani, kembali atau tidaknya Ibrahimovic usai dibekap cedera tergantung dari kemauan pemain asal Swedia itu sendiri. Jika Ibrahimovic masih mau terus lanjut, maka ada kemungkinan striker veteran itu tidak akan gantung sepatu dalam waktu dekat.

"Saya tidak bisa membicarakan hal-hal yang tidak saya ketahui. Saya hanya bisa bilang kalau seorang juara macam Ibrahimovic bisa mulai mengekspresikan dirinya sendiri ke levelnya seperi biasa," kata ariano kepada Corriere dello Sport.

"Saya tidak tahu pasti waktunya lantaran saya belum tahu sejauh mana cedera yang dialaminya. Saya tak dapat mengevaluasi bagaimana kekuatannya atau kelenturannya yang bisa saja memudar. Itu tergantung banyak faktor," dia menambahkan.

"Tentu saja, pada usia 38 atau 39 tahun, hal tersebut bisa bergantung pada faktor psikologi sang atlet. Jika dia bisa memotivasi diri, atau bila dirinya punya niat buat sembuh seusai pemulihan dalam waktu lama, maka tidak ada yang bisa mencegahnya kembali ke level standarnya," demikian kata Mariani.



Simak Video "Ibrahimovic: AC Milan Akan Scudetto Jika Saya Gabung Awal Musim"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com